<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228</id><updated>2011-12-13T19:55:12.745-08:00</updated><title type='text'>Endros TEKNOLOGI  PEDESAAN</title><subtitle type='html'>Ada banyak orang yang berhasil menjadikan tehnologi sebagai sarana menjalani kehidupan dan sebagian lainnya menjadikan sarana penghasil uang...
Memang uang bukanlah segala-galanya...tapi...hampir segalanya membutuhkan uang.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-8603471965590486146</id><published>2008-10-26T15:04:00.000-07:00</published><updated>2008-11-07T18:11:23.858-08:00</updated><title type='text'>Cara memilih telur dari kecurangan produsen</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SQTsQpxiOhI/AAAAAAAAAJY/RqZxaUHQ0Eo/s1600-h/Telurasin2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261590035511261714" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SQTsQpxiOhI/AAAAAAAAAJY/RqZxaUHQ0Eo/s320/Telurasin2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Baru saja media gencar memberitakan tentang berbagai kenakalan, kecurangan para produsen telur asin dengan cara memalsukan dari telur ayam negeri, dan telur ayam kampung yang dipalsukan juga dari telur ayam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memenuhi kebutuhan akan gizi, telur merupakan pilihan yang sangat mudah di temukan untuk dikonsumsi. Sayangnya ada pihak-pihak yang berusaha melakukan penipuan untuk meraup keuntungan yang lebih besar. Telur ayam negeri yang ukurannya kecil karena dari telur ayam yang masih muda di palsukan menjadi telur ayam kampung. Telur ayam negeri yang besar-besar di palsukan menjadi telur bebek asin.&lt;br /&gt;Mengapa mereka memalsukan ... karena telur ayam kampung dan telur bebek harganya lebih tinggi, jumlah dipasaran masih terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan bahan kimia tertentu telur ayam negeri yang berwarna kecoklatan dapat dihapus menjadi berwarna putih. Untuk membedakan mana telur ayam kampung asli dengan yang kampung palsu yaitu dengan cara meraba kulit telur (cangkang) tersebut. Jika permukaan kulit diperhatikan dan diraba terasa kasar, telur tersebut adalah palsu, jika diraba terasa &lt;strong&gt;halus&lt;/strong&gt; adalah &lt;strong&gt;asli&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan pewarna seperti cat tembok, cat sablon maka telur ayam negeri disulap menjadi telur bebek asin. Pewarna tersebut dimungkinkan dapat masuk kedalam telur lewat pori-pori cangkang, namun belum ada pernyataan yang menegaskan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan konsumen.&lt;br /&gt;Untuk membedakan mana yang asli telur bebek dan mana yang palsu yaitu dengan cara : Perhatikan kulit telur dengan seksama, apabila terjadi bercak seperti luntur dan bercaknya berwarna coklat maka dapat dipastikan ini telur bebek palsu. Bagaimana kalau ternyata nampak bagus semua, yaitu dengan cara mencuci dengan bahan pemutih pakaian dan jika warna hijau luntur menjadi cokelat sudah pasti palsu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengusaha telur asin merebus telur dengan cara ditambahi tawas sehingga menghasilkan telur asin nampak berbedak garam. Pemalsu telur asin mengelabui hasil telur palsunya dengan cara, telur hasil rebusannya dimasukkan ke dalam tepung kanji sehingga nampak seperti berbedak garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MEMBUAT TELUR BEBEK ASIN ASLI&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SQTrYRVXk-I/AAAAAAAAAJQ/8vIugEHArp0/s1600-h/Telur+asin.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261589066877998050" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SQTrYRVXk-I/AAAAAAAAAJQ/8vIugEHArp0/s320/Telur+asin.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia sudah biasa mengenal telur asin. Telur asin merupakan bagian dari cara mengawetkan bahan pangan dan mempertahankan nilai gizi.&lt;br /&gt;Jika dilingkungan anda banyak yang memelihara itik atau anda sendiri sebagai peternak itik, tidak ada salahnya kalau produk telurnya kita buat sebagai telur asin, selain telurnya lebih awet juga meningkatkan nilai ekonominya. Inilah caranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bahan :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Garam dapur 1/3 dari jumlah bahan yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;Batu bata merah 2/3 dari jumlah bahan yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;Telur itik.&lt;br /&gt;Air bersih. (secukupnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alat :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tapis (Ayakan).&lt;br /&gt;Teropong dari kertas atau bambu.&lt;br /&gt;Wadah telur (ember).&lt;br /&gt;Panci.&lt;br /&gt;Kompor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cara pembuatan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Haluskan garam dapur.&lt;br /&gt;Tumbuk batu bata merah, diayak (ditapis) agar memperoleh serbuk bata merah yang halus.&lt;br /&gt;Buat lingkaran kertas untuk meneropong telur, jika terlihat jernih dalam teropong dibalik cahaya maka telur ini baik untuk bahan telur asin.&lt;br /&gt;Telur dicuci hingga bersih lalu ditiriskan dalam wadah.&lt;br /&gt;Campur serbuk garam dapur dengan serbuk bata merah dalam wadah lalu diberi air sedikit-sedikit dan diaduk hingga menjadi adonan kental.&lt;br /&gt;Telur dilumuri dengan adonan kental garam dan batu merah dan disimpan selama 10 -15hari.&lt;br /&gt;Telur dibersihkan dan dikumpulkan kemudian di rebus.&lt;br /&gt;Setelah matang didinginkan dan diberi label (cap stempel atau kertas) untuk mengetahui masa berlakunya dan lebih menarik konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telur bebek asin asli kalau dibelah akan nampak kuning telurnya lebih kuning dari yang palsu. Jika dalam pelumuran dengan adonan garam + serbuk batu bata merah lalu penyimpanan nya sampai 3 minggu maka hasil telur asinnya akan berminyak dan akan lebih tahan lama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini mungkin bisa menjadi&lt;span style="color:#339999;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.formulabisnis.com/?id=ensun"&gt;&lt;span style="color:#339999;"&gt;peluang usaha bagi anda&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, pesan saya &lt;a href="http://kliksumberuang.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#339999;"&gt;lakukan dengan cara-cara yang baik &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;sehingga para konsumen puas ... akhirnya bisa jadi pelanggan produk anda.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-8603471965590486146?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://kliksumberuang.blogspot.com' length='0'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.formulabisnis.com/?=ensun' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/8603471965590486146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/10/cara-memilih-telur-dari-kecurangan.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/8603471965590486146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/8603471965590486146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/10/cara-memilih-telur-dari-kecurangan.html' title='Cara memilih telur dari kecurangan produsen'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SQTsQpxiOhI/AAAAAAAAAJY/RqZxaUHQ0Eo/s72-c/Telurasin2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-8190715705892774592</id><published>2008-09-29T09:28:00.000-07:00</published><updated>2008-09-29T09:34:33.357-07:00</updated><title type='text'>Penyakit tanaman Padi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOEDTGT1MqI/AAAAAAAAAI8/PG4THhupY0I/s1600-h/padi02.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251482267136897698" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOEDTGT1MqI/AAAAAAAAAI8/PG4THhupY0I/s320/padi02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;Penyakit blast&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan oleh cendawan &lt;em&gt;Pyricularia oryzae&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Pada tanaman yang terserang terjadi busuk daun yang dimulai dengan adanya bercak berentuk belah ketupat, kemudian bercak meluas menuruti urat tulang daun. Kadang-kadang beberapa bercak bergabung menjadi satu, tanaman tampak seperti terbakar.&lt;br /&gt;Terjadi pembusukan gelang buku pada tanaman padi yang telah keluar malai. Buku yang terserang berwarna coklat, mengkerut, mudah patah. Malai padi tidak terisi penuh bahkan hampa.&lt;br /&gt;Terjadi busuk leher (neck rot), pangkal batang tanaman secara keseluruhan mengkerut, berwarna coklat kehitaman, mudah rebah. Malai padi pada tingkat serangan ini hampa.&lt;br /&gt;Pengendalian diarahkan pada tehnis penanaman yang lebih baik, menghindari pemakaian pupuk Nitrogen yang berlebihan, tanam varietas yang tahan, dan membakar sisa tanaman yang terserang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyakit busuk batang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan oleh cendawan &lt;em&gt;Rhizoctonia oryzae&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Pada tanaman terserang terlihat pelepah daun terdapat bercak basah berbentuk bulat, bercak membesar dengan bagian tengah berwarna abu-abu dan bagian tepi berwarna coklat. Pada serangan berat tanaman dapat mati.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan cara membakar tanaman terserang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyakit bercak daun padi&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Disebabkan oleh cendawan &lt;em&gt;Helminthosporium oryzae&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;cercospora oryzae&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Pada tanaman yang terserang terdapat bercak pada daun, pelepah daun, malai dan butir padi. Kadang-kadang tanaman mati.&lt;br /&gt;Pengendalian diarahkan untuk memotong dan membakar bagian tanaman yang terserang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyakit kresek&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan oleh &lt;em&gt;Xanthomonas oryzae&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Pada tanaman yang terserang daun pertama dan kedua berwarna hijau pucat, kemudian layu seperti disiram air panas. Gejala pada tanaman dewasa berupa bercak kuning pada daun yang dimulai dari ujung daun, kemudian menjalar ke bawah. Pengendalian diarahkan pada penanaman yang lebih baik, menanam varietas tahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyakit gosong&lt;/strong&gt; (smut)&lt;br /&gt;Disebabkan oleh cendawan Ustilaginoidae virens.&lt;br /&gt;Pada buah terjadi gumpalan besar yang berwarna hitam.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan mengumpulkan dan membakar bagian tanaman yang terserang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyakit virus kerdil rumput&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini ditularkan oleh wereng coklat.&lt;br /&gt;Tanaman sakit ditandai adanya tanaman kerdil, daun pendek, helai daun menyempit, jumlah anakan lebih banyak, tampak seperti rumput. Tanaman yang terserang dapat hidup tanpa menghasilkan malai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyakit virus Tungro&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini ditularkan oleh wereng hijau.&lt;br /&gt;Tanaman sakit ditandai adanya pemendekan daun dan pelepah tanaman. Warna daun menjadi kuning sampai coklat yang dimulai dari ujung daun. Pembentukan dan perkembangan akar terhambat, saat pembentukan bunga tertunda, sehingga waktu panen tertunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyakit virus kerdil kuning&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini ditularkan oleh wereng hijau.&lt;br /&gt;Gejala adanya serangan virus kerdil kuning adalah terjadinya perubahan warna daun dari kuning kehijauan sampai kuning keoutihan. Serangan penyakit ini pada stadium vegetatif akan menyebabkan bulir padi hampa, pada stadium akhir pertumbuhan tidak memperlihatkan gejala yang khas sebelum panen.&lt;br /&gt;Pengendalian diarahkan pada pemusnahan serangga vektor, penanaman varietas tahan, dan membakar tanaman yang terserang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-8190715705892774592?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/8190715705892774592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/penyakit-tanaman-padi.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/8190715705892774592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/8190715705892774592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/penyakit-tanaman-padi.html' title='Penyakit tanaman Padi'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOEDTGT1MqI/AAAAAAAAAI8/PG4THhupY0I/s72-c/padi02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-6467453068095298615</id><published>2008-09-18T15:55:00.000-07:00</published><updated>2008-09-28T16:51:46.351-07:00</updated><title type='text'>Hama tanaman padi</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOAMl4rKURI/AAAAAAAAAI0/A91iF4__HWQ/s1600-h/padi01.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251211010522108178" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOAMl4rKURI/AAAAAAAAAI0/A91iF4__HWQ/s320/padi01.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Yang disebut &lt;strong&gt;hama&lt;/strong&gt; tanaman padi adalah jenis binatang yang memakan dan atau menghisap zat makanan tanaman padi sehingga terjadi kerusakan yang mengakibatkan kerugian. Hama tanaman padi meliputi Tikus, Ulat tanah, Ulat Grayak, Penggrek batang, Nematoda, Anjing tanah, Uret, Kutu akar padi, Ganjur, Pengorok daun, Wereng coklat, Wereng hijau, Walang sangit, Kepik, Ulat Mythimna separata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tikus&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Rattus rattus argentiventer&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Tikus ini berwarna hitam di sepanjang tubuh, betina mempunyai 6 pasang kelenjar susu. Kebiasaan tikus ini adalah mengerat, meskipun tanaman padi belum berbuah, tetapi dapat rusak karena dikeret oleh tikus. Menyerang di pesemaian, masa vegetatif, masa generatif, masa panen, tempat penyimpanan. Tikus pandai berenang, menyelam, meloncat, memanjat, menjatuhkan diri dari tempat tinggi, sebagai binatang malam. Tikus betina sekali melahirkan antara 4 – 12 ekor anak.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;pemasangan Umpan beracun&lt;/span&gt; ( waktu yang tepat adalah saat bero, waktu semai, masa vegetatif)&lt;br /&gt;Racun Antikoagulan, yaitu racun yang mematikan tikus setelah makan umpan 3 -5 hari kemudian. Jenis racun ini misalnya Klerat RM, Warfarin, Dipacin, Tomorin, Racumin.&lt;br /&gt;Racun akut, yaitu racun yang mematikan setelah tikus makan umpan beberapa jam kemudian, kelemahannya tikus menjadi jera kalau melihat temannya mati. Jenis racun ini misalnya Zinkphosphide.&lt;br /&gt;Lakukan gropyokan dengan mengerahkan para petani untuk memburu, membunuh semua tikus dengan cara membongkar sarang tikus. Jika tidak serentak dilakukan dengan besar-besaran di suatu hamparan sawah maka tidak efektif. Waktu yang tepat melakukan gropyokan adalah pada saat lepas panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Lakukan emposan atau fumigasi&lt;/span&gt; yaitu dengan cara membakar campuran belerang dan merang atau sabut kelapa kedalam lubang tikus. Sebelum lakukan penyumbatan pada setip lubang yang menghadap keluar dari petakan sawah. Setelah merang dan sabut kelapa terbakar bersama belerang maka lakukan peniupan agar semua terbakar, yang lebih praktis adalah menggunakan alat emposan. Setelah selesai maka tutup semua lubang, maka tikus akan mati dalam beberapa menit. Saat yang tepat melakukan fumigasi yaitu pada masa generatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Lakukan pemasangan perangkap&lt;/span&gt; dengan bubu pada setiap jarak tertentu di sepanjang pinggir persawahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanaman padi secara serentak bermanfaat agar tikus tidak memusat pada suatu areal pertanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat tanah&lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;Agrotis ipsilon&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Ordo Lepidoptera, famili Noctuide. Ulat berwarna hitam, pupa berwarna cokelat kehitaman dan imago berwarna abu-abu, sayapnya cokelat. Imago betina selama hidupnya mampu bertelur hingga 1800 telur. Pada siang hari ulat bersembunyi di dalam tanah dan aktif menyerang tanaman pada sore dan malam hari.&lt;br /&gt;Pengendalian ulat ini diarahkan pada cara bercocoktanam yang lebih baik seperti pengolahan tanah yang intensif sehingga mampu menekan kehidupan larva dan pupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat grayak&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Spodoptera mauritia, S.Litura, S.Exigua, S.Exempta&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Termasuk Ordo Lepidoptera, famili Noctuidae.&lt;br /&gt;Ulat grayak sering disebut dengan ulat tentara (army worm). Telur berkelompok hingga 400 butir dan ditutup dengan lapisan lilin berwarna cokelat keabu-abuan. Setiap imago betina mampu produksi telur hingga 1500 butir. Larva berwarna hijau dengan garis putih di sepanjang tubuhnya. Semakin dewasa garis berubah menjadi cokelat kehitaman. Pupa berwarna cokelat kehitaman dan berada didalam tanah. Perkembangan telur hingga menjadi ngengat selama satu bulan.&lt;br /&gt;Pengendalian dilakukan dengan pengolahan tanah yang baik, irigasi yang baik, membersihkan gulma disekitar tanaman. Penggunaan insektisida berupa insektisida sistemik atau insektisida racun perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penggerek batang padi&lt;br /&gt;Penggerek batang padi bergaris&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;Chilo supressalis&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Larva berwarna abu-abu, kepala kuning, garis ungu disepanjang tubuh, ngengat berwarna seperti jerami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;Chilo polychrysus&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Larva berwarna putih dan terdapat lima garis abu-abu – ungu disepanjang tubuhnya. Ngengat berwarna keperakan pada seyapnya, ngenget betina mapu bertelur hingga 200 telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penggerek batang padi kuning&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Scirpophaga incertulas&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Larva berwarna kuning, ngengat betina berwarna kuning dan ngengat jantan berwarna cokelat abu-abu dengan ukuran lebih kecil dari betina.&lt;br /&gt;Penggerek batang padi putih (Scirpophaga innotata)&lt;br /&gt;Penggerek batang padi jingga (Sesamia inferens)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lalat bibit&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Atherigona exigua, A. Oryzae&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Lalat bibit meletakkan telur pada pelepah daun padi pada senja hari. Telur menetas setelah dua hari dan larva merusak titik tumbuh. Pupa berwarna kuning kecoklatan terletak di dalam tanah. Setelah keluar dari pupa selama 1 minggu menjadi imago yang siap kawin. Hama ini menyerang terutama pada kondisi kelembaban udara tinggi. Pengendaliannya diutamakan pada penanaman varitas yang tahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nematoda&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Indonesi belum pernah dilaporkan adanya serangan Nematoda yang menghebohkan. Nematoda yang merusak tanaman padi adalah Aphelenchoides besseyi, Ditylenchus angustus, Hirachmanniella Radhopholus, Hirachmanniella Rotylenchus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anjing tanah&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Gryllotalpa hirsuta atau Gryllotalpa africana&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Anjing tanah juga disebut orong-orong hidup dibawah tanah yang lembab dengan membuat terowongan. Hama ini juga memakan hewan-hewan kecil (predator), tetapi tingkat kerusakan tanaman lebih besar dari pada manfaatnya sebagai predator. Nimfa muda memakan humus dan akar tanaman, imago betina sayapnya berkembang setengah, yang jantan dapat mengerik di senja hari. Pengendaliannya diarahkan pada pengolahan tanah yang baik agar terowongan rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Uret (Exopholis hypoleuca, Leucopholis rorida, Phyllophaga helleri)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Uret adalah larva serangga berordo Coleoptera famili Melolonthidae, uret yang merusak tanaman padi terdiri dari spesies Exopholis hypoleuca, Leucopholis rorida, Phyllophaga helleri&lt;br /&gt;Perkembangan hidup ketiga uret tersebut sama yaitu dari telur – larva (uret) – pupa – imago (kumbang). Kumbang hanya makan sedikit daun-daunan dan tidak begitu merusak dibanding uretnya. Pengendalian diarahkan pada sistem bercocok tanam yang baik agar vigor tanaman baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kutu akar padi&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Tetraneura nigriabdominalis&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Kutu akar padi berwarna kuning dengan kaki hitam, kutu bergerombol pada akar padi atau pangkal batang padi menghisap cairan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ganjur&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Orseolia oryzae&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Hama ganjur sejenis lalat ordo Diptera. Ngengat betina hanya kawin satu kali seumur hidupnya, bertelur antara 100-250 telur. Telur berwarna coklat kemerahan dan menetas setelah 3 hari. Larva makan jaringan tanaman diantara lipatan daun padi, pertumbuhan daun padi jadi tidak normal. Pucuk tanaman menjadi kering dan mudah dicabut. Masa larva selama 6 – 12 hari. Siklus hidup keseluruhan 19 – 26 hari.&lt;br /&gt;Pengendalian diarahkan pada penanaman varietas yang resisten, penggenangan areal pertanaman sesudah panen agar pupanya mati.&lt;br /&gt;Parasit &lt;em&gt;Platygaster oryzae&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Hymenoptera, Scelionidae&lt;/em&gt;), penggunaan insektisida tidak dianjurkan karena tidak efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengorok daun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengorok daun memakan jaringan daun yang terdapat di antara epidermis atas dan bawah daun, seperti membuat terowongan.&lt;br /&gt;Pengorok daun atau &lt;strong&gt;hama putih&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Nymphola depunctalis&lt;/em&gt;) dan &lt;strong&gt;hama putih palsu&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Cnaphalocrosis medinalis&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Pengorok daun atau hama putih (&lt;em&gt;Nymphola depunctalis&lt;/em&gt;) menyerang daun padi sejak dipesemaian hingga dilapang. Daun padi yang telah dikorok menjadi putih, tinggal kerangka daunnya saja, ngengat berwarna putih dengan benang-benang cokelat pada bagian sayapnya sehingga sering disebut hama putih. Ngengat betina dapat hidup 8 hari dan menghasilkan telur kira-kira 50 telur. Larva bersifat semi aquatik, memanfaatkan air sebagai sumber oksigen. Larva membuat gulungan/kantung dari daun padi kemudian menjatuhkan diri ke air. Larva berwarna hijau, perkembanga sampai menjadi pupa 14 – 20 hari. Stadia pupa 4 – 7 hari.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan cara meniadakan genangan air pada pesemaian sehingga larva tidak dapat memanfaatkan air sebagai sumber oksigen. Lalat Tabanidae dan semut Solenopsis gemitata merupakan musuh alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Wereng coklat&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Nilaparvata lugens&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Termasuk ordo Homoptera, famili Delphacidae. Perkembangan hidupnya telur – nimfa – imago. Serangga perusaknya nimfa dan imago, nimfa mengalami 5 kali ganti kulit (5 instar). Stadia nimfa berlangsung kira-kira 30 hari. Imago betina dapat bertelur hingga 600 telur, yang diletakkan berjajar 5 – 30 telur per kelompok. Tanaman muda yang terserang akan menguning dan mati, tanaman tua pertumbuhannya akan merana dan bulir padi akan hampa. Wereng coklat menghisap cairan tanaman sehingga pada tanaman padi yang terserang secara luas terlihat gejala terbakar (hopper burn) yang sering disebut puso.&lt;br /&gt;Pengendalian diutamakan dengan menanam varietas yang resisten, pengaturan pola tanam, penanaman secara serentak, rotasi tanaman secara serentak. Pembakaran sisi tanaman dapat memutus siklus hidup wereng coklat.&lt;br /&gt;Penggunaan insektisida dilakukan jika populasi wereng sudah 5 ekor atau lebih per rumpun tanaman yang berumur kurang 40 hari, populasi 20 ekor per rumpun tanaman yang berumur lebih 40 hari. Pestisida nabati berupa daun sirsak segar 250 gr, diremuk ditambah 0,5 lt air. Saring dan penggunaannya di tambah air 13 lt. Contoh insektisida yang dapat digunakan adalah Regent 80 WG, Applaud 10 WP, Virtako 300 EC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Wereng hijau&lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;Nephotettix&lt;/em&gt; spp)&lt;br /&gt;Termasuk ordo Homoptera famili Jassidae (cicadellidae) Perkembangan hidupnya telur – nimfa – imago. Imago meletakkan telurnya berkelompok hingga 25 telur. Produksi telur dapat mencapai 200 telur. Nimfa muda berwarna putih kemudian berangsur-angsur menjadi hijau. Wereng hijau terutama menyerang daun tetapi tidak berarti, hanya saja wereng hijau berperan sebagai vektor penyakit virus tungro dan penyakit mikoplasma kerdil kuning.&lt;br /&gt;Pengendalian diutamakan dengan menanam varietas yang resisten, pengaturan pola tanam, penanaman secara serentak, rotasi tanaman secara serentak. Pembakaran sisi tanaman dapat memutus siklus hidup wereng coklat.&lt;br /&gt;Penggunaan insektisida dilakukan jika populasi wereng sudah 5 ekor atau lebih per rumpun tanaman yang berumur kurang 40 hari, populasi 20 ekor per rumpun tanaman yang berumur lebih 40 hari. Pestisida nabati berupa daun sirsak segar 250 gr, diremuk ditambah 0,5 lt air. Saring dan penggunaannya di tambah air 13 lt.&lt;br /&gt;Contoh insektisida yang dapat digunakan adalah Regent 80 WG, Applaud 10 WP, Virtako 300 EC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Walang sangit&lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;Leptocoriza oratorius&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Serangga betina menghasilkan 100-200 telur diletakkan pada daun bendera. Nimfa berwarna hijau berangsur-angsur menjadi coklat. Mengalami ganti kulit 5 kali. Stadia nimfa mencapai 27 hari. Imago dapat hidup hingga 115 hari.&lt;br /&gt;Baik nimfa maupun imago melakukan serangan dengan cara menghisap cairan buah, menyebabkan buah jadi hampa. Bekas tusukannya berwarna bercak putih dan lama-kelamaan menjadi coklat atau hitam karena ditumbuhi cendawan Helminthosporium. Pengendalian dengan melakukan penanaman serentak, atau penyemprotan insektisida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kepik&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Nezara viridula&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Kepik menyerang buah padi tetapi kerusakan yang ditimbulkannya sangat kecil. Jika dilakukan pengendalian dengan insektisida maka tidak efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat Mythimna separata&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ulat ini juga disebut ulat tentara seperti ulat &lt;em&gt;Spodoptera Litura&lt;/em&gt; (ulat grayak). Ulat ini menyerang daun dan bulir padi.&lt;br /&gt;Lakukan penyemprotan dengan salah satu obat hama seperti Decis 2,5 EC, Curacron 500 EC, Orthene 75 Sp, Match 50 EC, Hostathion 40 EC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-6467453068095298615?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/6467453068095298615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-padi-tikus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6467453068095298615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6467453068095298615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-padi-tikus.html' title='Hama tanaman padi'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOAMl4rKURI/AAAAAAAAAI0/A91iF4__HWQ/s72-c/padi01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-6469833113059708066</id><published>2008-09-13T17:32:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T14:36:56.469-07:00</updated><title type='text'>Flu Burung / Avian Influinza</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMxcWUQWZnI/AAAAAAAAAIA/aq7lK0gshZ8/s1600-h/Ayam.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245669204443948658" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMxcWUQWZnI/AAAAAAAAAIA/aq7lK0gshZ8/s200/Ayam.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Avian Influinza (AI) merupakan penyakit berbahaya dapat menyebar dengan cepat dan dapat menular pada manusia hingga meninggal. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh unggas. Subtipe virus ini terdiri dari haemaglutinin (H) dan neuramidase (N). Virus yang sangat ganas penyebab flu yang dapat mewabah dan mematikan adalah tipe A subtipe H5N1 seperti kasus yang sekarang terjadi. Tipe virus influinsa meliputi A, B, dan C sedangkan suptipenya meliputi H&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1&lt;/span&gt; hingga H&lt;span style="font-size:85%;"&gt;15&lt;/span&gt; dan N&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1&lt;/span&gt; hingga N&lt;span style="font-size:85%;"&gt;9&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Virus H&lt;span style="font-size:85%;"&gt;5&lt;/span&gt;N&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1&lt;/span&gt; akan mati dalam lingkungan panas 60 derajat Celsius selama 30 menit, atau mati dalam suhu 80 derajat Celsius selama 1 menit, mati kena deterjen, desinfektan, cairan iodin. Dalam suhu lebih rendah (0 C) dapat bertahan hidup lebih dari 30 hari.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ungas terserang Virus H5N1 menunjukan tanda jengger biru, kepala bengkak, borok pada kaki, suhu ayam tinggi (panas) dan terjadi kematian mendadak. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Virus ini menular pada manusia lewat kontak langsung dengan kotoran dan air liur unggas yang terinfeksi. Penularan lewat pernafasan, mulut dan selaput lendir mata. Manusia yang terinfeksi AI menunjukkan tanda demam (suhu badan diatas 30 C) batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, tidak nafsu makan, muntah, diare, sesak nafas, pneumonia (radang paru-paru), mual, nyeri perut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pengendalian flu burung:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kandangkan semua unggas,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jaga kebersihan kandang,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lakukan vaksinasi secara terjadwal,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jaga kebersihan peralatan, &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sabun anggota tubuh sebelum dan sesudah dari kandang,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jangan sentuh ayam yang mati dengan tangan langsung (gunakan alat),&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bakar dan kuburkan setiap ayam mati (bangkai),&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-6469833113059708066?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/6469833113059708066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/flu-burung-avian-influinza.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6469833113059708066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6469833113059708066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/flu-burung-avian-influinza.html' title='Flu Burung / Avian Influinza'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMxcWUQWZnI/AAAAAAAAAIA/aq7lK0gshZ8/s72-c/Ayam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-771235404925799523</id><published>2008-09-12T14:57:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T07:17:22.738-07:00</updated><title type='text'>Varietas Padi Unggul Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMroQHMCjEI/AAAAAAAAAH4/iyHrF9oXjz4/s1600-h/Padi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245260079531461698" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMroQHMCjEI/AAAAAAAAAH4/iyHrF9oXjz4/s200/Padi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pekan Padi Nasional III 2008, Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Badan Litbang Pertanian telah melepas 9 Varietas padi unggul yang merupakan inbrida padi rawa,dan inbrida padi sawah irigasi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Inbrida padi rawa&lt;/strong&gt; (INPARA) merupakan varietas yang tahan rendaman/genangan&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARA 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Potensi hasil tinggi, mutu beras baik, rasa nasi pera, toleran keracunan Fe dan Al, tahan hama wereng batang coklat (WBC) 1 dan 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARA 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Potensi hasil tinggi, mutu beras baik, rasa nasi pulen, toleran keracunan Fe dan Al, tahan WBC 1 dan 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARA 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tahan rendaman 6-7 hari, tahan WBC 3, tahan blas, toleran keracunan Fe dan Al.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Inbrida padi sawah irigasi&lt;/strong&gt; (INPARI)&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARI 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Potensi hasil tinggi, umur pendek, mutu beras baik, tahan WBC 1 dan 2, dan agak tahan WPC 3, tahan HDB strain III, IV, VIII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARI 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Potensi hasil tinggi, rasa nasi pulen, tahan WBC 1, 2, 3, tahan HDB strain III, agak tahan HDB strain IV dan VIII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARI 3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Potensi hasil tinggi, rasa nasi pulen, Tahan WBC 1, 2, agak tahan HBD III, IV, VIII, agak tahan tungro inokulum 013, 031, 073.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARI 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mutu beras baik, rasa nasi pulen, agak tahan WBC 1, 2 dan 3, tahan penyakit HDB strain III dan IV, agak tahan strain VIII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARI 5 MERAWU&lt;/span&gt; (Merawu nama gunung di Banjarnegara)&lt;br /&gt;Beras pecah kulit berkadar Fe tinggi, rasa nasi pulen, tahan HDB strain III, agak tahan HDB strain IV dan VIII, tahan WBC 1, 2, 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;INPARI 6 JETE&lt;/span&gt; (Jete singkatan Jawa Tengah)&lt;br /&gt;Potensi hasil tinggi, mutu beras baik, rasa nasi pulen, tahan WBC 2, 3, tahan HBD strain III, IV dan VIII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber SINTA 3264&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-771235404925799523?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/771235404925799523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/varietas-padi-unggul-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/771235404925799523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/771235404925799523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/varietas-padi-unggul-baru.html' title='Varietas Padi Unggul Baru'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMroQHMCjEI/AAAAAAAAAH4/iyHrF9oXjz4/s72-c/Padi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-4060484552734273466</id><published>2008-09-08T15:55:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T16:03:49.718-07:00</updated><title type='text'>Budidaya tanaman cokelat</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMWvCO6orFI/AAAAAAAAAF8/fn4e8jNSc_A/s1600-h/kakao2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243789794041441362" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMWvCO6orFI/AAAAAAAAAF8/fn4e8jNSc_A/s200/kakao2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sitematika tanaman &lt;strong&gt;cokelat&lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;Divisio : Spermatophyta&lt;br /&gt;Klas : Dicotyledon&lt;br /&gt;Ordo : Malvales&lt;br /&gt;Famili : Sterculiceae&lt;br /&gt;Genus : &lt;em&gt;Theobroma&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Spesies : &lt;em&gt;Theobroma cacao&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan alami tanaman cokelat adalah hutan hujan tropis. Daerah-daerah di Indonesia ideal untuk budidaya tanaman cokelat bila tinggi tempat tidak lebih dari 800 m dpl.&lt;br /&gt;Curah hujan 1.100 – 3.000 mm per tahun. Curah hujan yang melebihi dari 4.500 mm per tahun tanaman mudah terserang penyakit busuk buah (black pods)&lt;br /&gt;Temperatur ideal bagi pertumbuhan tanaman adalah 18 – 32 C. Tanah dengan pH 6 – 7,5. Tekstur tanah lempung liat berpasir dengan struktur tanah yang remah sangat cocok. Tanah latosol sangat kurang baik, tanah regosol masih baik untuk ditanami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebun tanaman cokelat memerlukan pelindung sementara (temporary shade) bermanfaat bagi tanaman yang belum menghasilkan seperti &lt;em&gt;Gliricida maculata, Sesbania punctata, Flemingia congesta, &lt;/em&gt;dan&lt;em&gt; Cajanus cajan&lt;/em&gt;, atau pelindung tetap (permanen shade) bermanfaat bagi tanaman yang mulai produksi seperti Lamtoro (&lt;em&gt;Leucena glauca&lt;/em&gt;), &lt;em&gt;Albizzia falcata&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Gliricida maculata&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;Ceiba petranda&lt;/em&gt;. Pohon pelindung penting dilakukan penjarangan dengan melihan jenis tanaman pelindung, umur tanaman coklar, faktor tanah, dan iklim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu sebelum tanam cokelat disiapkan lubang tanam berukuran 40 cm X 40 cm X 40 cm. Setiap lubang tanam diberi pupuk organik 5 kg yang telah dicampur dengan tanah galian lubang. Saat yang tepat untuk penanaman adalah awal musim penghujan antara Nopember dan Desember.&lt;br /&gt;Jarak tanam cokelat 3 m X 3 m sehingga jumlah pohon sama dengan 1.100 per ha. Jarak tanam pelindung sementara 1,5 m X 1,5 m, jarak tanam pelindung tetap adalah 6 m X 6 m (dua kali jarak tanam cokelat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk yang diberikan tiap pohon adalah :&lt;br /&gt;Umur 2 bulan : 20 gr Urea, 20 gr TSP, 10 gr MoP, 10 gr Kies.&lt;br /&gt;Umur 6 bulan : 20 gr Urea, 20 gr TSP, 10 gr MoP, 10 gr Kies.&lt;br /&gt;Umur 10bulan: 30 gr Urea, 30 gr TSP, 15 gr MoP, 15 gr Kies&lt;br /&gt;Umur 14bulan: 40 gr Urea, 40 gr TSP, 20 gr MoP, 20 gr Kies&lt;br /&gt;Umur 18bulan: 40 gr Urea, 40 gr TSP, 60 gr MoP, 20 gr Kies&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber : Tumpal H.S. dkk, 1999. &lt;em&gt;budidaya, pengolahan dan pemasaran cokelat&lt;/em&gt;. Penebar Swadaya, Jakarta&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-4060484552734273466?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/4060484552734273466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-tanaman-cokelat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/4060484552734273466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/4060484552734273466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-tanaman-cokelat.html' title='Budidaya tanaman cokelat'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMWvCO6orFI/AAAAAAAAAF8/fn4e8jNSc_A/s72-c/kakao2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-6705544433207874090</id><published>2008-09-08T01:02:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T00:13:01.061-07:00</updated><title type='text'>Hama tanaman cokelat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMTdnV1rcvI/AAAAAAAAAFk/tkI3wWtrTAE/s1600-h/kakao1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243559534113026802" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMTdnV1rcvI/AAAAAAAAAFk/tkI3wWtrTAE/s200/kakao1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Hama tanaman cokelat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Helopeltis sp&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menyenangi lingkungan lembab, tempat terlindung. Panjang telur 1,2 mm lebar 0,7 mm berwarna putih lonjong. Telur diletakkan pada tangkai daun, ranting, maupun pangkal buah. Fase nimfa ukurannya 8 mm, berwarna kuning, fase larva berlangsung selama 11 – 12 hari, dewasa berwarna kuning kecokelatan. Lama hidup sejak terus hingga dewasa 3 – 5 minggu. Sebagai tanaman inang adalah &lt;em&gt;Accasia decurens, Albizzia chinensis&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;theprosia&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Serangan bersifat menusuk dan mengisap, terutama pada buah pentil (cherelle) dan pucuk-pucuk muda.&lt;br /&gt;Semut hitam (&lt;em&gt;Dolichoderus thoracicus&lt;/em&gt;) merupakan musuh alami (predator) hama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PBC / Penggerek buah coklat&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Conopomorpha cramerella&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Telurnya di alur buah cokelat, larva yang keluar dari telur segera masuk kedalam buah dengan membuat lubang kecil, didalam larva memakan daging buah. Fase telur 7 hari, fase larva 16 hari, fase kepompong 7 hari. Larva keluar lewal lubang khusus menuju daun untuk hinggap menjadi kepompong.&lt;br /&gt;Kupu-kupu berukuran panjang 7 mm dan lebar 2 mm dengan antena di kepala yang lebih panjang dari badan, aktif di malam hari sejak pukul 18.00 – 20.30.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Trichogramatoidae bactrae fumata&lt;/em&gt; merupakan pemangsa PBC.&lt;br /&gt;Pembungkusan buah salah satu cara menghindari PBC &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Penggerek batang&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;zeuzera&lt;/em&gt; sp)&lt;br /&gt;Menyebabkan daun mengalami nekrosis dan pucuk pada tanaman dewasa akan mati.&lt;br /&gt;Kupu-kupunya berukuran panjang 4 cm dan lebar 2,5 cm warna dominan merah. Telur dietakkan pada celah kulit kayu. Telur berwarna kuning ungu dan bila hendak menetas berubah warna menjadi kuning kehitaman. Penyebarannya dibantu oleh “parasut” yang dibuat sendiri. Siklus hidup 4 – 5 minggu.&lt;br /&gt;Serangan terutama pada cabang-cabang muda yang lembek, seperti di sudut tangkai daun. Ulatnya melubangi kayu dan masuk merusak &lt;em&gt;xylem&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;phloem&lt;/em&gt;, mengeluarkan sisa gerekan berupa serbuk kayu bercampur lendir.&lt;br /&gt;Kendalikan dengan memotong cabang terserang kemudian bakar. Penggunaan insektisida organoklorin atau organofosfat sistemik pada lubang yang digerek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat api&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Darna trima&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Larva berwarna abu-abu dengan dua bercak berwarna jingga di kepala yang kemudian akan berubah warna menjadi kuning dengan garis berwarna cokelat. Telur di letakkan di permukaan bawah daun. Berwarna transparan 40 – 90 butir. Bila menetas ulat tetap tinggal di daun sampai rontok. Pada fase kepompong ulat turun ke tanah dan tinggal dibawah serasah, tempat-tempat yang lembab. Sejak telur sampai dewasa mencapai 58-67 hari. Kendalikan dengan cara sanitasi dibawah pohon atau menggunakan insektisida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat jengkal&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Hyposidra talaca&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;Hama ini bersifat polyphagous terhadap daun juga memakan bunga. Telur bergerobol didaun, lekukan buah sampai 320 butir. Menjelang menetas telur semula hijau kebiruan menjadi kehitaman. Waktu siang hari ulat turun kedaun cokelat menggunakan benang-benang halus. Awalnya menyerang daun muda kemudian daun tua. Daur hidup 2,5-3,5 bulan. Pupa hidup pada permukaan tanah dibawah serasah.&lt;br /&gt;Kendalikan dengan insektisida berbahan aktif Dekametrin (Decis 2,5 EC), sihalotrin (Matador 25 EC) sipermetrin (Cymbush 5 EC), metomil (Nudrin 24 WSC/ Lannate 20 L), fenitron (Karbation 50 EC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Night flying beetles&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Apogonia&lt;/em&gt; sp)&lt;br /&gt;Spesies yang menyerang cokelat adalah &lt;em&gt;A. Destructor, A.cribricollis, A. Expeditionis, A. Laevicollis, A. Vicina.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Telur mencapai 40 butir per induk, berbentuk lonjong 1-1,3 mm diletakkan dibawah serasah. Pupa panjangnya 15 mm, periode larva 67-77 hari. Serangga dewasa naik kedaun malam hari menyerang tanaman muda. Larva dapat merusak akar.&lt;br /&gt;Parasit &lt;em&gt;Hymenoptera, Tipiidae, Prosena siberita&lt;/em&gt; F, &lt;em&gt;Masicerna&lt;/em&gt; adalah musuh alami hama ini. Pengendalian dengan insektisida sistemik jenis monocrotophos, dicrotophos, dimethoate, achepate. Penyemprotan pada malam hari saat hama aktif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;White plan hopper&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;(&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Colobesthes falcata&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Telur diletakkan di cabang yang terlindungdari sinar matahari langsung. Cabang lebih dulu dilukai tetapi tidak dalam. Telur disusun memanjang dan diselubungi oleh lapisan seperti tepung berwarna putih kekuningan. Ditempatkan pada tangkai daun di ujung cabang. Nimfa muda terlihat seperti mealy bugs dengan selubung putih yang tebal. &lt;em&gt;Colobesthes falcata&lt;/em&gt; dewasa penuh selubung putih seperti tepung yang mengandung lilin. Pada periode dewasa selanjutnya warna berubah dari putih menjadi hijau dengan garis-garis putih di sayap dan jingga di bagian pinggirnya. Burung sebagai pemangsa alami.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber : Tumpal H.S. dkk, 1999. &lt;em&gt;budidaya, pengolahan dan pemasaran cokelat&lt;/em&gt;. Penebar Swadaya, Jakarta&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-6705544433207874090?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/6705544433207874090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-cokelat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6705544433207874090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6705544433207874090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-cokelat.html' title='Hama tanaman cokelat'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMTdnV1rcvI/AAAAAAAAAFk/tkI3wWtrTAE/s72-c/kakao1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-7915728056047183291</id><published>2008-09-06T22:03:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T22:37:39.078-07:00</updated><title type='text'>Hama kedelai / Ulat grayak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMNn_nAOJDI/AAAAAAAAAFc/Wgh1FJ_xDQE/s1600-h/Ulat+grayak.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243148733688718386" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMNn_nAOJDI/AAAAAAAAAFc/Wgh1FJ_xDQE/s200/Ulat+grayak.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Ulat grayak&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Prodenia litura&lt;/em&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sifat serangannya seakan-akan mendadak dalam jumlah yang sangat banyak. Kecuali munculnya tiba-tiba, hama ini juga dapat menghilang dengan cepat. Cara menyerangnya sangat menyulitkan petani.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ulat grayak (&lt;em&gt;Prodenia litura&lt;/em&gt;) atau &lt;em&gt;Spodoptera litura&lt;/em&gt; digolongkan ke dalam:&lt;br /&gt;Ordo : Lepidoptera&lt;br /&gt;Famili : Noctuidae&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Genus : &lt;em&gt;Prodenia&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Species : &lt;em&gt;Litura&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kupu &lt;em&gt;Prodenia litura&lt;/em&gt; keabu-abuan, panjang tubuh 2 cm, bentangan sayap 3-5 cm. Telur diletakkan secara berkelompok dibagian permukaan bawah daun. Tiap kelompok terdiri dari 350 butir, yang ditutup dengan bulu-bulu halus berwarna kuning kecoklatan. Satu kupu betina dapat bertelur hingga 3000 butir dalam 2 - 6 hari. Ulat yang baru keluar dari telur hidup bergerombol, memakan permukaan daun. setelah daun habis , maka ulat akan berpencar untuk mendapatkan makanan pada rumpun lain. Oleh karena itu, pengumpulan larva sangat mudah pada saat ulat belum menyebar ke rumpun tanaman lain.&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengendalian:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sanitasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dilakukan dengan membersihkan rumput-rumput di pematang-pematang dan sekitar pertanaman yang sering digunakan sebagai tempat berlindung atau bertelurnya ulat grayak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cara kimiawi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Insektisida akan lebih efektif pada larva yang masih muda. Saat yang tepat melakukan penyemprotan pada sere dan malam hari, saat ulat menyerang tanaman. Beberapa insektisida yang dinyatakan efektif adalah : Sevin 85 S, Basudin 60 EC, Azodrin 15 WSC, Dursban 20 EC. Pada umumnya insektisida kontak, efektif untuk mengendalikan ulat grayak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;PERINGATAN : &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Gunakan pestisida secara bijaksana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-7915728056047183291?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/7915728056047183291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-kedelai-ulat-grayak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/7915728056047183291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/7915728056047183291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-kedelai-ulat-grayak.html' title='Hama kedelai / Ulat grayak'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMNn_nAOJDI/AAAAAAAAAFc/Wgh1FJ_xDQE/s72-c/Ulat+grayak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-9208158712288994816</id><published>2008-09-05T19:15:00.000-07:00</published><updated>2008-09-05T19:22:14.172-07:00</updated><title type='text'>Hama Penggerek jagung.</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMHpFWhMEsI/AAAAAAAAAE0/msJwMfKqvvs/s1600-h/Ulat+ostrinia.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242727719389369026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMHpFWhMEsI/AAAAAAAAAE0/msJwMfKqvvs/s320/Ulat+ostrinia.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Penggerek jagung (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Ostrinia furnacalis&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Hama tanaman penggerek jagung ini menyebabkan batang jagung retak dan patah.&lt;br /&gt;Penggerek jagung digolongkan ke dalam :&lt;br /&gt;Ordo : Lepidoptera&lt;br /&gt;Famili : Pyralidae.&lt;br /&gt;Genus : &lt;em&gt;Ostrinia&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Spesies : &lt;em&gt;Furnacalis&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kupu sebagai induk dari hama &lt;em&gt;Ostrinia furnacalis&lt;/em&gt; muncul di pertanaman pada malam hari, antara pk. 20.00 sampai pk. 22.00 dan meletakkan telurnya pada jam-jam tersebut. Kupu betina meletakkan telur sebanyak 300-500 butir pada daun ketiga. Telut berwarna putih kekuningan diletakkan di bawah permukaan daun secara berkelompok. Biasanya ditutupi oleh bulu-bulu. Setelah 4-5 hari telur menetas, ulat akan masuk ke dalam batang setelah berumur 7-10 hari melalui pucuknya dan sering merusak malai yang belum keluar. Selanjutnya ulat menggerek ke dalam batang dan kebanyakan pada ruas batangnya, dan setelah habis digereknya pula ruas yang disebelah bawah. Umur ulat 18-41 hari&lt;br /&gt;Kepompong berada dibatang. Sebelum berkepompong, ulat membuat lubang sepaya kupu kelak bisa keluar. Masa berkepompong 5-12 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala serangan ulat yang masih muda, tanda daun kelihatan garis-garis putih bekas gigitan. Serangan berikutnya tampak adanya lubang gerekan pada batang yang disertai adanya tepung gerek berwarna coklat. Apabila batang jagung patah, tanaman akan mati.&lt;br /&gt;Tanaman inang selain jagung adalah cantel, Panicum viride, bayam dan gulma Blumea lacera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CARA PENGENDALIAN&lt;br /&gt;Cara bercocok tanam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan merupakan inangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sanitasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanaman yang terserang dipotong dan ditimbun dalam tanah atau diberikan pada hewan ternak.&lt;br /&gt;Menghilangkan tanaman inang yang lain yang tumbuh diantara dua waktu tanam.&lt;br /&gt;Membersihkan rumput-rumputan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cara kimiawi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Pengendalian dilakukan sebelum ulat masuk ke dalam batang. Beberapa jenis insektisida yang dinyatakan efektif adalah: Azodrin 15 WSC, Nogos 50 EC, Hostation 40 EC, Karvos 20 EC.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Peringatan : Gunakan Pestisida secara bijaksana&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna melengkapi tulisan ini saya harap anda dapat menambahkan pada kolom komentar di bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-9208158712288994816?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/9208158712288994816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-penggerek-jagung.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/9208158712288994816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/9208158712288994816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-penggerek-jagung.html' title='Hama Penggerek jagung.'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMHpFWhMEsI/AAAAAAAAAE0/msJwMfKqvvs/s72-c/Ulat+ostrinia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-3717939984580206715</id><published>2008-09-05T14:18:00.000-07:00</published><updated>2008-09-05T14:33:28.541-07:00</updated><title type='text'>Hama tanaman Jagung = Lalat bibit</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMGlAGEIUII/AAAAAAAAAEs/kJ-lFXv43cc/s1600-h/Lalat+bibit.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242652862282485890" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMGlAGEIUII/AAAAAAAAAEs/kJ-lFXv43cc/s200/Lalat+bibit.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Lalat bibit (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Atherigona exigua&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Menyerang tanaman muda, akibat serangannya seringkali mematikan tanaman. Lalat bibit digolongkan ke dalam :&lt;br /&gt;Ordo : Diptera.&lt;br /&gt;Famili : Antomyiidae.&lt;br /&gt;Genus : &lt;em&gt;Atherigona&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Spesies : &lt;em&gt;Exigua&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalat berwarna abu-abu, panjang 3-3,5 mm, punggungnya berwarna kuning kehijauan dengan tiga buah garis. Bagian perut berwarna coklat kekuningan. Telur berwarna putih, diletakkan tersebar pada bawah daun. Setelah 2-3 hari telur menetas. Larva yang beru keluar masuk ke dalam upih daun dengan bantuan air (embun). Kemudian masuk kedalam merusak titik tumbuh dan selanjutnya masuk sampai ke pangkal batang. Ulat hidup selama 8-18 hari. Kepompong berwarna kemerah-merahan, kemudian berubah menjadi agak gelap bila kepompongnya telah tua. Kepompong kadang-kadang dibentuk dalam jaringan tanaman, tapi umumnya dibentuk dalam tanah. Umur kepompong rata-rata 8 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam hari, larva menyebabkan serangan berat. Tanaman yang diserang kelihatan kerdil, berwarna kekuningan dan layu. Sebagai tanaman inang adalah rumput-rumputan seperti Panicum repens, Cynodon dactylon, padi gogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CARA PENGENDALIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cara bercocok tanam&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Cara ini mengutamakan pergiliran tanaman, serta waktu tanam yang serentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sanitasi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tanaman yang terserang harus dicabut, dan dimusnahkan. Juga dengan membersihkan lingkungan atau tanaman sekitarnya yang diduga sebagai tanaman inang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Cara kimiawi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di daerah endemic, perawatan benih menjelang tanam dengan insektisida, atau penyemprotan tanaman pada umur 5-8 hari setelah tanam. Beberapa jenis insektisida yang dinyatakan efektif adalah : Cytrolene 2 G, Dursban 20 EC, Furadan 3 G, Hostathion 40 EC dan Surecide 25 EC.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Peringatan : Gunakan Pestisida secara bijaksana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sumber dari Departemen Pertanian 1985&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terima kasih jika anda berkenan menambahi pesan, kesan dan kritikan dalam kolom  komentar dibawah ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-3717939984580206715?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/3717939984580206715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-tanaman-jagung-lalat-bibit.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3717939984580206715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3717939984580206715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/hama-tanaman-jagung-lalat-bibit.html' title='Hama tanaman Jagung = Lalat bibit'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMGlAGEIUII/AAAAAAAAAEs/kJ-lFXv43cc/s72-c/Lalat+bibit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-2551982247553403590</id><published>2008-09-05T00:44:00.000-07:00</published><updated>2008-09-05T00:59:42.515-07:00</updated><title type='text'>Membuahkan Jambu biji diluar musim</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMDmgric61I/AAAAAAAAAD0/7K3vydsNgzk/s1600-h/jambu+bj.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242443415376685906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMDmgric61I/AAAAAAAAAD0/7K3vydsNgzk/s200/jambu+bj.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jambu biji&lt;/strong&gt; ( &lt;em&gt;Psidium guajava&lt;/em&gt; ) Sering juga disebut &lt;span style="color:#000099;"&gt;jambu klutuk, jambu batu&lt;/span&gt;. Buahnya mengandung vitamin C yang cukup banyak. Selain dimakan segar dapat juga dijadikan jus. Baik jus buah maupun rebusan daunnya telah dimanfaatkan sebagai obat anti penyakit demam berdarah karena menurut informasi dapat menghambat perkembangbiakan plasmodium myamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang jambu biji sedang banyak dibudidayakan terutama jambu merah getas. Jika terjadi panen raya harga jambu akan jatuh. Maka disini saya ketengahkan bagaimana cara membuahkan jambu biji diluar musim agar pada saat panen tidak bersamaan dengan petani lainnya sehingga harga yang diharapkan tetap tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuahkan jambu biji sebagai berikut.&lt;br /&gt;Rencanakan kapan waktu jambu akan dipanen.&lt;br /&gt;Hitung mundur 8 bulan sebelum panen, inilah saat tepat memberikan pupuk organic dan atau pupuk kimia.&lt;br /&gt;Hitung mundur 6 bulan sebelum panen, inilah saat tepat merontok daun-daun tua, cabang-cabang kecil, memotong pucuk dan tinggalkan daun sebagian yang ada di pucuk.&lt;br /&gt;Satu bulan dari perontokan tanaman akan mengeluarkan tunas-tunas baru. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika air mencukupi maka satu bulan kemudian akan muncul bunga-bunga baru pada setiap tunas baru tadi. Kebutuhan akan air harus selalu terkontrol, jika kekurangan air semua bunga akan berguguran. Jika kebutuhan air tercukupi maka semua bunga akan jadi buah yang diharapkan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk menghindari serangan hama penyakit serta menjaga warna dan penampilan maka setiap buah agar dibungkus plastik yang dalamnya diberi kertas Koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menerima setiap saran dan masukan, segera tulis di kolom bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-2551982247553403590?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/2551982247553403590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/membuahkan-jambu-biji-diluar-musim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/2551982247553403590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/2551982247553403590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/membuahkan-jambu-biji-diluar-musim.html' title='Membuahkan Jambu biji diluar musim'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMDmgric61I/AAAAAAAAAD0/7K3vydsNgzk/s72-c/jambu+bj.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-3023207502818903215</id><published>2008-09-05T00:34:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T06:20:42.103-07:00</updated><title type='text'>Budidaya JAGUNG HIBRIDA.</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOi-nZz6ciI/AAAAAAAAAJI/L13YWF4pwSQ/s1600-h/Jgunghbrd.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253658549480485410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOi-nZz6ciI/AAAAAAAAAJI/L13YWF4pwSQ/s320/Jgunghbrd.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jagung &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;Zea mays&lt;/em&gt;) dalam bahasa Inggris disebut maice atau corn, berasal Amerika Tengah.&lt;br /&gt;Kebutuhan jagung setiap hari untuk memenuhi pasokan pabrik pakan ternak tidak pernah menurun. Harga jagung cukup menggairahkan petani untuk tetap eksis bertanam jagung. Sekarang bagaimana caranya agar menanam jagung menghasilkan produksi yang optimal antara 11 Ton sampai dengan 15 Ton / Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman jagung menyukai tanah agak masam dengan pH 4,5 – 5,5. pada tanah basa jagung cukup toleran asal kebutuhan unsur mikro Fe, Mn tercukupi.&lt;br /&gt;Jarak tanam jagung Hibrida adalah 70 cm x 20 cm.&lt;br /&gt;Jumlah benih perlubang adalah 1 biji.&lt;br /&gt;Kedalaman tanam benih adalah 5 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagung Hibrida sangat respon terhadap pemupukan, dosis pupuk untuk setiap Ha sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dosis pemupukan tinggi :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;UREA umur (0-7 Hst) 100 Kg, umur (15-20 Hst) 100 Kg, umur (30-35 Hst) 150 Kg.&lt;br /&gt;SP 36 umur (0-7 Hst) 225 Kg.&lt;br /&gt;KCl umur (0-7 Hst) 135 Kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dosis pemupukan sedang :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;UREA umur (0-7 Hst) 100 Kg, umur (15-20 Hst) 100 Kg, umur (30-35 Hst) 100 Kg.&lt;br /&gt;SP 36 umur (0-7 Hst) 200 Kg.&lt;br /&gt;KCl umur (0-7 Hst) 100 Kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dosis pemupukan rendah :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;UREA umur (0-7 Hst) 50 Kg, umur (15-20 Hst) 100 Kg, umur (30-35 Hst) 100 Kg.&lt;br /&gt;SP 36 umur (0-7 Hst) 150 Kg.&lt;br /&gt;KCl umur (0-7 Hst) 100 Kg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-3023207502818903215?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/3023207502818903215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-jagung-hibrida.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3023207502818903215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3023207502818903215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-jagung-hibrida.html' title='Budidaya JAGUNG HIBRIDA.'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SOi-nZz6ciI/AAAAAAAAAJI/L13YWF4pwSQ/s72-c/Jgunghbrd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-3378269458478173040</id><published>2008-09-04T09:59:00.000-07:00</published><updated>2008-09-13T11:42:06.934-07:00</updated><title type='text'>Budidaya tanaman Jahe</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMAXHntVaBI/AAAAAAAAADk/SQIQtjWMB_I/s1600-h/Jahe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242215385944909842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMAXHntVaBI/AAAAAAAAADk/SQIQtjWMB_I/s200/Jahe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Jahe (&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;Zingiber officinale&lt;/em&gt; Rosc &lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tanaman monokotil, sebagai obat tradisional, bumbu penyedap masakan dan penghasil minyak atsiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sarat tumbuh :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Tinggi tempat 0 – 1900 m dpl.&lt;br /&gt;Tinggi tempat optimal 250 – 900 m dpl.&lt;br /&gt;Tanah berat seperti Regosol, Latosol masih dapat ditanami, asal drainase baik dan tidak mudah tergenang air. Diutamakan tanah yang remah, mudah diolah dan banyak humus / bahan organik.&lt;br /&gt;Suhu udara 25 – 35 oC. Curah hujan antara 1.500 – 4.000 mm/tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Persiapan tanam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pilih bibit yang baik, sudah tua (umur 10 bulan), sehat, tidak memar dan kulit tidak lecet.&lt;br /&gt;Rimpang sebaiknya disimpan dulu sehingga tunas mulai tampak.&lt;br /&gt;Rimpang dipotong-potong dengan 2 – 3 mata tunas.&lt;br /&gt;Sebelum tanam rendam potongan rimpang dalam larutan Agrimicin 0,1 % selama 8 jam. Bekas luka potongan dicelupkan dalam larutan kental (campuran abu dapur + fungisida Dithane M-45 + air ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Penanaman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Lakukan pengolahan tanah agar gembur, pada tanah pH kurang dari 7 (masam) diberi kapur. Buat bedengan lebar 120 cm, tinggi 25 – 30 cm, panjang mengikuti kebutuhan. Pada saat meratakan tanah bedengan diberi pupuk organic 30 ton / ha. Untuk rencana panen tua buat jarak tanam dalam baris 30 – 40 cm, antar baris 60 – 80 cm, untuk panen muda buat jarak tanam dalam baris 25 – 30 cm, antar baris 45 – 60 cm. Tanam rimpang sedalam 5 cm di dalam tanah dengan tunas tegak lurus. Setelah tanam tanah ditutup mulsa organik ( jerami / sekam )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pemeliharaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Penyiangan dilakukan secara berkala untuk menghilangi tumbuhan pengganggu.&lt;br /&gt;Lakukan pemupukan sebagai berikut : Pupuk dasar 150 – 400 kg/ha SP 36, dengan cara ditebarkan diatas pupuk organik. KCl 200 – 600 kg/ha diberikan setengah bagian pada umur 5 minggu setelah tanam(MST), setengahnya umur 10 MST. UREA 400 – 800 kg/ha diberikan 25% pada umur 5 MST, diberikan 35% pada umur 10 MST, diberikan 40% pada umur 12 MST. Pemberian pupuk secara alur dan ditutup tanah.&lt;br /&gt;Lakukan penyulaman pada tanaman yang mati, umur 1 – 1,5 bl dengan cadangan bibit yang seumur.&lt;br /&gt;Lakukan pembumbunan pada saat tanaman membentuk rumpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pengendalian hama dan penyakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Beberapa jenis hama :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat Daun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menyerang daun muda dan daun tua. Pemberantasan dengan menyemprot Basudin, Nuvacron, Bassa, dll.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Uret tanah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menggerek pangkal batang sehingga tanaman tampak layu dengan tiba-tiba. Pengendalian dilakukan dengan Furadan 3G.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat Penggerek Rimpang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Larva menggerek dan masuk ke dalam rimpang sehingga terjadi pembusukan. Pengendalian dilakukan dengan Furadan 3G.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Beberapa jenis penyakit :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Layu bakteri ( &lt;em&gt;Pseudomonas zingeberi&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Berasal dari bibit maupun lokasi pertanaman, penularan berlangsung sangat cepat, dapat menyebabkan kegagalan panen. Mula-mula daun bagian bawah menguning, kemudian melipat dan akhirnya layu dengan cepat dan menjalar ke pucuk. Tunas busuk, mudah dicabut dan terlepas dari rimpangnya, jaringan basah dengan bau yang khas. Pada serangan yang lebih parah, rimpang membusuk dan bila ditekan mengeluarkan cairan putih dengan bau khas. Tanaman terserang harus dicabut dan dibakar.&lt;br /&gt;Penanggulangannya agar menggunakan bibit sehat, sebelum tanam rendam dengan Agrimicin. Lakukan sanitasi lingkungan, buat drainase yang baik untuk menghindari genangan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Busuk rimpang (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Pythium spp&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Penyakit ini disebabkan &lt;em&gt;Fusarium oxysporum&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;Rhizoctonia sp&lt;/em&gt;. Gejala serangan terlihat pada tepi helai daun menguning dan menyebar dari bawah ke atas, diikuti luruhnya daun, memucat dan mengering. Bagian dalam batang semu kecoklatan seperti tersiram air panas karena jaringan parenchym rusak. Tunas yang terinfeksi mudah dicopot. Penyakit busuk rimpang dapat mengurangi hasil hingga 50%&lt;br /&gt;Penanggulangannya agar menggunakan bibit sehat, perlakuan bibit dengan larutan kental (campuran abu dapur + fungisida Dithane M-45 + air ). Bersihkan dan musnahkan tanaman yang terserang penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bercak daun (&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;Phyllosticta zingiberi&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Penyakit bercak daun ini disebabkan jamur &lt;em&gt;Phyllosticta zingiber&lt;/em&gt; dengan penyebaran perantaraan angin. Gejala yang terlihat adanya bintik-bintik kuning cukup banyak, makin lama makin meluas hingga terbentuk bercak. Pada serangan berat daun menjadi rusak, menguning, mengecil dan daun muda yang baru muncul akan menampakkan gejala klorosis. Tanggulangi dengan penyemprotan fungisida seperti Dithane M-45 (0,25%), Delsene MX-200 (0,20%) atau Bavistin (0,25%) dengan interval 10 hari atau tergantung keadaan serangan. Lakukan sanitasi dan kebersihan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pemanenan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Panenlah tanaman yang sudah umur sesuai kebutuhan. Panen muda umur 3 – 4 bulan. Penen tua umur 8 – 10 bulan. Gunakan garpu tanah dan bersihkan rimpang dari tanah yang melekat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gunakan Pestisida secara bijaksana.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Silahkan beri tanggapan atau tambahan untuk membantu kesuksesan usaha budidaya Jahe.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-3378269458478173040?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/3378269458478173040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-tanaman-jahe.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3378269458478173040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3378269458478173040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/budidaya-tanaman-jahe.html' title='Budidaya tanaman Jahe'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMAXHntVaBI/AAAAAAAAADk/SQIQtjWMB_I/s72-c/Jahe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-8673132292163330727</id><published>2008-09-03T22:22:00.001-07:00</published><updated>2008-10-09T06:00:33.199-07:00</updated><title type='text'>Tanaman yang menghasilkan Toksin atau racun</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMDturroKNI/AAAAAAAAAEM/Cljwy6vmpFc/s1600-h/kentang.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242451352514734290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMDturroKNI/AAAAAAAAAEM/Cljwy6vmpFc/s200/kentang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;Beberapa tanaman bahan pangan ada yang membahayakan kesehatan karena tanaman tersebut menghasilkan toksin atau racun secara alami. Racun yang terdapat dalam bahan pangan tersebut antara lain adalah :&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Solanin (Glikoalkaloid)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Terdapat pada kentang, kentang di lahan usaha yang dibiarkan terkena sinar matahari akan berwarna hijau dan terasa pait, warna hijau ini pertanda peningkatan kandungan Solanin. Gejala keracunan adalah muntah-muntah, diare, mengantuk, apatis, gelisah, bingung, pinsan, lemah, depresi. Bila kadar racun melebihi 200 mcg/g bahan segar dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sianogenic glucosida&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terdapat pada ubi kayu (singkong pait) jenis ADIRA I, SPP, singkong karet, juga terdapat pada ubi gadung. Racun ini disebut linamarin. Racun ini bila dihidrolisis dapat menghasilkan HCN (asam sianida). Dapat menyebabkan terjadinya defisiensi Yodium karena racun ini bersifat goitrogenik dan akhirnya menyebabkan timbulnya penyakit gondok. Gejala keracunan biasanya mati rasa, pusing, kekacauan mental, pingsan, kejang-kejang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Gosipol&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Terdapat pada biji kapas. Dapat menurunkan nafsu makan dan kehilangan berat badan serta ketidak teraturan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Asam jengkolat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terdapat pada biji jengkol. Dapat menyebabkan jengkoleun. Penyebabnya karena varietas, kepekaan seseorang, kombinasi dengan makanan yang bersifat asam, terlalu banyak, penyajian.&lt;br /&gt;Cara menurukan kandungan racun dengan dibuat kripik jengkol atau jengkol sepi ( ditanam dalam tanah selama satu minggu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nitrit&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Terdapat pada bayam akibat pemupukan dalam bentuk nitrat. Dalam tubuh nitrat akan diubah menjadi nitrit dan akan berikatan dengan haemoglobin dan menyebabkan kapasitas haemoglobin dalam mengikat O2 menurun sehingga terjadi sianosis dimana bibir penderita akan biru-biru. Juga akan timbul hipoksia yaitu kekurangan oksigen pada jaringan tubuh, muntah-muntah dan dapat berakibat kematian. Pada bayi, pH perut biasanya agak tinggi dan dapat tumbuh bakteri E. Coli yang akan mengubah nitrat menjadi nitrit dalam usus kecil dan menyebabkan keracunan nitrit pada bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penggunaan bahan tambahan.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Bahan ini ada dalam makanan karena disengaja untuk mendapatkan pengaruh tertentu seperti memperbaiki tektur, rasa, penampakan, keawetan, tetapi memiliki pengaruh merugikan kesehatan.&lt;br /&gt;Bahan-bahan ini masih sering ditemukan di masyarakat seperti:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pewarna tekstil Metanil yellow dan Rodamin &lt;/strong&gt;B untuk sirup.&lt;br /&gt;Bahan ini mengandung senyawa-senyawa pengotor yang hasil metabolismenya mempunyai sifat karsinogenik.&lt;br /&gt;Menimbulkan kanker.pada hewan percobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Boraks (bleng)&lt;/strong&gt; untuk membuat baso, krupuk nasi.&lt;br /&gt;Nama kimia Boraks adalah natrium tetraborat (NaB4O7), berbentuk padat, jika dilarutkan dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3). Bahan ini mempunyai sifat antiseptik untuk obat salep, bedak, larutan kompres, obat cuci mata.&lt;br /&gt;Bleng atau cetitet terbuat dari campuran garam dapur, soda, boraks dan pewarna.&lt;br /&gt;Gejala keracunan berupa kepala pusing, badan lemas, depresi, muntah, diare, kram perut. Akumulasi boraks akan mengendap di hati dan syaraf pusat. Obat penawar keracunan belum ada, dianjurkan korban ditolong dengan obat pencahar / cuci lambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Formalin&lt;/strong&gt; digunakan untuk pengeras tahu, pengawet makanan, produk ikan dan daging.&lt;br /&gt;Formalin adalah bahan untuk pengawet mayat sehingga tidak cocok untuk bahan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sulfit&lt;/strong&gt; sebagai pengawet makanan. Nitrin untuk produk dari daging tidak boleh digunakan pada produk makanan bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari Materi Diklat Integrasi Gizi dan Kesehatan Dalam Pembangunan Pertanian tingkat Propinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan jurusan GMSK, Fakultas Pertanian IPB.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-8673132292163330727?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/8673132292163330727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/tanaman-yang-menghasilkan-toksin-atau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/8673132292163330727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/8673132292163330727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/tanaman-yang-menghasilkan-toksin-atau.html' title='Tanaman yang menghasilkan Toksin atau racun'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMDturroKNI/AAAAAAAAAEM/Cljwy6vmpFc/s72-c/kentang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-3709297605789884845</id><published>2008-09-01T08:54:00.000-07:00</published><updated>2008-09-02T00:30:13.876-07:00</updated><title type='text'>Pestisida alami/nabati untuk usaha pertanian ramah lingkungan.</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Sistem pertanian sekarang dituduh sebagai perantara penyebab timbulnya berbagai penyakit pasalnya petani menggunakan berbagai macam obat kimia untuk pengendalian hama penyakit tetapi banyak yang tidak mengindahkan aturan pakai, sehingga residu obat ikut terkonsumsi manusia yang menyebabkan menurunnya sistem kekebalan dalam tubuh sehingga penyakit mudah menyerang manusia. Sekarang saatnya memikirkan cara budidaya tanaman yang tidak berdampak negative bagi kesehatan. Inilah salah satu tehnologi sederhana yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama yang tidak berdampak negative bagi manusia dan binatang piaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cengkeh (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Eugenia aromatica&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;phytoptora&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Campurkan 2 gr tepung bunga cengkeh dan 4 gr tepung daun dan tangkai untuk 1 liter air.&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Penyakit Fusarium&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Campurkan 5 gr tepung daun setiap 1 liter air, sebagai kocor.&lt;br /&gt;Dapat digunakan sebagai pengusir hama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sereh / citronella grass (&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;Cymbopogon nardus&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; lalat buah, thrips, tungau&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Buat campuran Minyak sereh 1,5 cc, bubuk lombok ½ sendok teh, untuk setiap liter air.&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Hama putih, Penggerek, Penggulung&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya &lt;/span&gt;: Buat campuran 250 gr akar sereh + daun untuk 1 liter air, haluskan dan saring. Penggunaannya dicampur air 12 liter.&lt;br /&gt;Dapat berfungsi sebagai fungisida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Srikaya (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Annona squamosa&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;semua ulat tanaman kobis&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : 20 butir biji Srikaya dibuat serbuk campur 1 liter air. Tambahkan larutan sabun secukupnya sebagai perekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mimba (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Noemfa Azadiracha indika&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; ulat, kutu, tungau, kumbang, penggerek dan nematoda tanah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : 10 cendok makan biji mimba di haluskan. Masukkan dalam kantong kain, rendam dalam 1 liter air dan biarkan selama 1 malam. Dosis penggunaan 10 cc per liter air.&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;berbagai macam serangga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Rebus 1 kg daun segar dalam 5 liter air, diamkan 1 malam lalu disaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bawang putih (&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;Alium sativum&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; serangga berbadan kecil dan lunak, cacing, keong, siput, ulat, aphid, kutu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juga berfungsi &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;menghambat perkembangan penyakit disebabkan Fusarium.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya &lt;/span&gt;:  100 gr bawang putih di tumbuk, rendam dalam 2 sendok makan minyak mineral selama 2 hari. Tambahkan 30 gr sabun, kemudian saring. Pemakaian 3 sendok teh untuk  1 liter air.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Cara 2&lt;/span&gt; : satu genggam bawang putih tumbuk tambahkan 0,5 liter air panas, rendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tembakau (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; Nicotiana tobacum&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; berbagaimacam serangga, ulat, kumbang, penggerek, tungau, aphid, nematoda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : ¼ kg tembakau direbus dalam 5 liter air selama 0,5 jam. Tambahkan 30 gr sabun lalu disaring. Pemakaian 1 bagian larutan ditambah 4 bagian air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tuba (&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;Derris elyptica&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; berbagai jenis serangga dan ulat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Akar, kulit kayu ditumbuk ditambahkan sedikit air lalu disaring. Penggunaannya 2 sendok makan untuk setiap liter air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tomat (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; Lycopercium asculentum&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ulat dan serangga kecil.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Rebus batang dan daun tomat hingga mendidih, dinginkan lalu saring dan tambahkan larutan sapun secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kemangi (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; Ocimum canum&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;) selasih (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Ocimum basilicum&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan&lt;span style="color:#6600cc;"&gt; serangga kecil, berfungsi sebagai pengusir hama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Daun dikeringkan dan direbus. Dinginkan lalu saring dan tambahkan larutan sabun. Semprotkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sirsak / Soursop / nangka sabrang (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Annona muricata&lt;/em&gt;, L&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ulat grayak, wereng, ulat polong&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Daun sirsak segar 250 gr, diremuk ditambah 0,5 lt air. Saring dan penggunaannya di tambah air 13 lt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pacar cina (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Aglaea odorata&lt;/em&gt; L&lt;strong&gt; )&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengndalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ulat kubis (Crocidolomia binotalis)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Pacar cina mengandung rokaglamida yang berfungsi sebagai racun perut dan racun kontak.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : 2,5 gr daun muda di haluskan dan dicampur 1 lt air atau 100 gr biji dihaluskan di campur 1 lt air, cairan yang telah disaring dapat langsung disemprotkan pada tanaman kobis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Abu kayu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Nematoda (cacing kecil)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Taburkan disekitar daerah perakaran bisa ditambah air dan kapur mati dengan perbandingan 2:4:1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Abu dapur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;hama dan penyakit dalam tanah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Abu 1000 gr, kapur 100 gr, kapur barus 10 gr, air 5 liter. Kocorkan disekitar tanaman 2 gelas per batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lem kanji&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;serangga kecil aphid (tungau, kutu)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : 120 gr lem kanji dilarutkan dalam 4,5 liter air hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minyak kelapa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;hama penggerek, kutu, ngengat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Campurkan ½ liter minyak kelapa, 50 gr sabun dan 7 liter air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minyak jagung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;nematoda, akar pada tanaman tomat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya &lt;/span&gt;: Larutkan 2,5 cc minyak jagung dalam 1 liter air.&lt;br /&gt;Pada saat pemindahan bibit akar tomat direndam dalam ratutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minyak jarak (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Rinicus communis&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;berbagai jenis serangga dan hama&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : ½ kg biji jarak tak berkulit ditumbuh halus. Tambahkan 2 liter air lalu panaskan 10 menit. Setelah dingin tambahkan 2 sendok minyak tanah dan larutan sabun. Disaring dan dilarutkan dalam 10 lt air. Segera disemprotkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dringo (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Acarus calamus&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;serangga kecil&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : Akar dringo di buat tepung lalu dicampur dengan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pepaya (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Carica papaya&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;berbagai jenis serangga&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : 1 kg daun pepaya segar dirajang dan direndam dalam 10 lt air. Tambahkan 2 sendok minyak tanah dan larutkan sabun, biarkan sampai 1 malam, saring dan semprotkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kunyit (&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;curcuma domestica&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;berbagai jenis serangga dan ulat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : akar rimpang ditumbuk campur dengan urine sapi. Campuran diencerkan dengan air perbandingan 1 : 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buah mindi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;walang sangit&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; :Buah dibuat tepung tiap 12 gr di campur air 1 lt, saring masukkan tangki. Tiap tangki ditambah 2 sendok garam.&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ulat polong, walang banci&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : campuran diatas tanpa garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Biji Mahoni&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;berbagai hama&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : 2 genggam biji maoni ditambah 2 lt air di rebus hingga jadi 1 lt air. Saring dan campur dengan 14 lt air, semprotkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kulit udang, kulit kepiting&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;nematoda di kebun semangka&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Caranya&lt;/span&gt; : kulit uadang atau kepiting di haluskan, sebar, masukkan dalam tanah sebelum tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-3709297605789884845?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/3709297605789884845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/pestisida-alaminabati-untuk-usaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3709297605789884845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/3709297605789884845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/09/pestisida-alaminabati-untuk-usaha.html' title='Pestisida alami/nabati untuk usaha pertanian ramah lingkungan.'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-5819953140482032355</id><published>2008-08-15T02:13:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T02:24:08.764-07:00</updated><title type='text'>Penyakit tanaman CABAI</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLu0c9wdhDI/AAAAAAAAAC0/0dc0bOcZlMI/s1600-h/Bagayo+F1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240981001082864690" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLu0c9wdhDI/AAAAAAAAAC0/0dc0bOcZlMI/s200/Bagayo+F1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Penyakit tanaman cabai&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setiap tanaman selalu ada yang merusaknya yaitu perupa hama dan penyakit. Inilah beberapa penyakit yang selalu mengganggu tanaman cabai secara umum dan cara pengendaliannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bercak daun (&lt;em&gt;Cercospora capsici&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bercak-bercak bulat kecil pada daun merupakan ciri khas serangan Cercospora capsici. Warna dibagian dalam lingkaran selalu berbeda dengan tepi lingkaran. Bercak tersebut akan meluas hingga mencapai + 0,5 cm. bercak tampak berwarna pucat sampai putih, dan tepinya berwarna lebih tua. Selain menyerang daun juga menyerang pada batang dan tangkai daun. Kendalikan penyakit ini dengan menjaga kebersihan kebun dan menyemprotkan fungisida seperti Topsin, Velimek, Benlate, Derasol, Score secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bercak bakteri (&lt;em&gt;Xanthomonas campestris pv. vesicatoria&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Patogen ini menyerang daun, buah, dan batang. Di tempat terserang tampak bintik-bintik berwarna cokelat di tengah dan dikelilingi lingkaran klorosis tidak beraturan. Gejala sangat jelas terlihat di permukaan daun sebelah atas. Di buah, gejala serangan ditandai adanya bercak cokelat.&lt;br /&gt;Penaggulangan nya dengan merendam benih menggunakan bakterisida berbahan aktif stretomisin sulfat dan oksitetrasiklin. Daun, ranting dan buah yang berserakan di atas bedengan agar di bersihkan dan dimusnahkan. Rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili cabai sangat dianjurkan. Tekan serangan bercak bakteri ini dengan fungisida berbahan aktif tembaga seperti Kocida 60 WDG, Cupravit, Trimiltox.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bercak Alternaria (&lt;em&gt;Alternaria solani&lt;/em&gt; Ell &amp;amp; Marf)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bercak ini disebabkan oleh cendawan dengan gejala serangan timbulnya bercak cokelat tua sampai kehitaman dengan lingkaran-lingkaran konsentris, membesar dan akhirnya bergabung menjadi satu. Pengendaliannya dengan menjaga kebersihan kebun dan melakukan penyemprotan dengan fungisida seperti Sandofan 10/56 WP, Kocide 77 WP atau Polyram 80 WP secara berselang-seling sesuai dosis anjuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Layu Fusarium (&lt;em&gt;Fusarium oxysporium f. sp. capsici&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Layu Fusarium biasanya mengganas di tanah ber pH rendah (masam). Layu Fusarium disebabkan oleh cendawan bersifat tular tanah.&lt;br /&gt;Serangan ditandai dengan menguningnya tajuk cabai dan tulang daun sebelah atas memucat tangkainya menunduk. Di pangkal batang, dekat akar, kalau ditoreh, tampaklah cincin cokelat kehitaman diikuti busuk basah pada pembuluh. Kendalikan sebelum penanaman dengan cara pemberian kapur hingga pH tanah sesuai. Kebun jangan sampai ada genangan air. Rendam benih dalam larutan Benlate atau Derosal selama 10 menit. Tanaman yang terserang dicabut dimasukkan dalam wadah jangan sampai terjadi ceceran tanah dari lokasi tanaman sakit. Lubang bekas tanaman ditaburi kapur lalu ditutup kembali. Pergiliran tanaman dengan tanaman bukan famili Solanaceae. Kocor tanah disekitar tanaman yang diduga terkena cendawan dengan Derosal, Anvil, Benlate atau Topsin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Layu bakteri (&lt;em&gt;Ralstonia solanacearum&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Serangan pertama kali biasanya pada tanaman umur 6 minggu. Daun layu mulai dari pucuk sampai ke bagian bawah. Kalau batang/cabang/pangkal batang dibelah, terlihat warna cokelat kehitaman dan busuk. Bila dicelup dalam air bening 5 menit kemudian akan keluar cairan eksudat seperti lendir berwarna putih. Serangan bakteri ini sering menular lewat air yang tercemar. Penanggulangan awal dengan cara menyeup bibit ke air yang diberi bakterisida Agrimycin. Drainase tanah disekitar kebun diperbaiki agar tidak becek. Tanaman yang sakit agar dicabut. Kocor Agrimycin di sekitar batang tanaman yang terserang layu bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Layu oleh cendawan &lt;em&gt;Sclerotium rolfii Sacc&lt;/em&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Serangan cendawan ini menyebabkan layu tanaman secara tiba-tiba, daun berwarna kuning kemudian menjadi cokelat. Patogen penyakit menyerang leher akar yang ditendai dengan adanya miselium berwarna putih. Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan pengapuran saat pengolahan tanah, Pergiliran tanaman, Perlakuan tanah dengan Basamid-G.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Antraknosa/patek/ (&lt;em&gt;Colletotrichun capsici &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;dan&lt;strong&gt;&lt;em&gt; Gloesporium piperatum&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Penyakit ini adalah penyakit yang sangat menakutkan bagi pekebun. Serangan cendawan ini tidak terbatas pada saat buah masih tergantung, tetapi juga tetap mengancam setelah usai panen. Serangan dimulai dari munculnya bercak kuning yang berubah menjadi cokelat kehitaman. Buah menjadi lunak dan membusuk. Buah mengering dan keriput. Penyakit ini juga menyerang buah yang masih hijau dan menyebabkan mati ujung. Pada kondisi lembab cendawan membentuk badan buah dalam lingkaran-lingkaran berwarna merah jambu.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan cara benih yang akan disemai direndam dulu dengan air hangat yang dicampur fungisida berbahan aktif tofanat, tebukanazol, Thiram atau benomil selama 4 jam. Atur jarak tanam untuk musim kemarau lebih rapat ( 50 cm x 70 cm ), musim penghujan lebih lebar ( 60 cm x 70 cm ). Semua cabai yang terserang dipanen setiap hari kemudian dimusnahkan. Tindakan akhir Penanggulangan Antraknosa menggunakan fungisida Kasumin, Dithane M-45, Difolatan, Phycosan, Daconil, Topsin, Delsen dan Antracol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Embun tepung / Powdery Mildew (&lt;em&gt;Leveillula taur&lt;/em&gt;ica)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Pada kebun cabai dengan penanaman di dataran tinggi yaitu 700 m dpl keatas, sering kena serangan penyakit ini. Permukaan atas daun tampak bercak nekrotis berwarna kekuningan. Jika daun dibalik, tampaklah “tepung” berwarna putih keabu-abuan. Serangan dimulai dari daun tua ke muda. Tanggulangi dengan menyemprot fungisida berbahan aktif karbendazim.&lt;br /&gt;Embun tepung yang disebabkan oleh cendawan Oidiopsis sicula Scal dapat dikendalikan dengan Afugan 300 EC, Rubigan 120 EC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Busuk daun/lodoh/hawar daun (&lt;em&gt;Phytophthora capsici&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;br /&gt;Ia menyerang batang, daun, dan buah. Ciri keberadaannya ialah adanya bercak –bercak kecil ditepi dan tidak beraturan kemudian menyebar keseluruh daun. Menyerang buah dengan tanda awal adanya bercak kebasahan dan akhirnya meluas menyebabkan buah terlebas dari kelopaknya karena membusuk. Tanggulangi dengan Ridomil MZ, Sandovan MZ, Kocide atau polyran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Busuk buah cendawan &lt;em&gt;Culvularia Lunata&lt;/em&gt; (Wakk.) Boeed.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ujung buah bagian bawah membusuk dan berwarna cokelat muda sampai hitam, kemudian buah rontok. Pengendaliannya dengan cara mencabut tanaman yang sakit parah dan menyemprotkan fungisida seperti Dithane M-45.&lt;br /&gt;Busuk basah oleh bakteri Erwina carotovora Jones.&lt;br /&gt;Gejala serangannya adalah pangkal buah busuk basah dan rontok. Pengendalian penyakit ini dengan cara pergiliran tanaman dan penyemprotan bakterisida seperti Agrept sesuai dosis pada label.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Patah batang/teklik cendawan &lt;em&gt;Choanephora cucurbitarum&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ia menyerang bagian batang yang masih muda, kemudian menjalar ke batang tua. Yang terserang bagian bunga, tangkai bunga, pucuk, dan ranting tanaman. Di tempat serangan terlihat warna cokelat kehitaman yang mematikan ujung tanaman. Bagian lain masih tetap segar. Pada bagian terserang ada spora cendawan berwarna kelabu kehitaman. Lakukan sanitasi lingkungan, kurangi kelembaban sekitar kebun, pangkas bagian tanaman yang terserang dan kemudian dibakar. Semprotkan fungisida berbahan aktif maneb, oksadisil + mankozeb, atau mankozeb, atau semprot dengan Vitigran Blue, Dithane M-45 Sandofan MZ, Trineb sesuai dosis anjuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rebah batang/rebah semai (&lt;em&gt;Pythium aphanidermatum&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Serangannya ditemui di persemaian. Benih gagal berkecambah. Bibit yang masih muda mendadak rebah dan mati. Di pangkal batangnya terlihat warna cokelat kehitam-hitaman yang basah. Batangnya mengkerut. Tanggulangi dengan cara merendam fungisida berbahan aktif metalaksil-M. Semprotkan fungisida Ridomil MZ 8/64 WP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Virus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanaman yang terserang virus daun mengecil, keriting diduga disebabkan oleh &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tobacco Mosaic Virus, Cucumber Mosaic Virus, Tobacco Etch Virus&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Penyebaran virus biasanya dibantu oleh serangga penular (vektor) seperti kutu daun dan Thrips. Tanaman yang terserang biasanya mampu bertahan hidup tetapi tidak produktif. Selama ini virus belum diketemukan obatnya sehingga cara pengendaliannya cukup memberantas vektor, memusnahkan tanaman sakit, dan pergiliran tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber untuk dapat dipergunakan secara umum, berilah kritik dan saran atau materi tambahan guna lebih manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anjuran penting : Gunakan PESTISIDA secara bijaksana.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-5819953140482032355?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/5819953140482032355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/penyakit-tanaman-cabai.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/5819953140482032355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/5819953140482032355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/penyakit-tanaman-cabai.html' title='Penyakit tanaman CABAI'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLu0c9wdhDI/AAAAAAAAAC0/0dc0bOcZlMI/s72-c/Bagayo+F1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-5056010979553754809</id><published>2008-08-15T02:09:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T13:20:46.671-07:00</updated><title type='text'>Hama tanaman CABAI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLu4NG3-0VI/AAAAAAAAAC8/DaMF3ypzkjY/s1600-h/New+Taro+F1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240985126698930514" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLu4NG3-0VI/AAAAAAAAAC8/DaMF3ypzkjY/s200/New+Taro+F1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Hama tanaman CABAI&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selalu saja ada hama pada setiap tanaman dan apabila dibiarkan akan merusak juga akan merugikan secara ekonomi. Inilah daftar nama hama yang sering dijumpai pada tanaman Cabai dan juga cara pengendaliannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kutu daun persik (&lt;em&gt;Myzus persicae&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kutu daun persik memiliki alat tusuk isap, biasanya kutu ini ditemukan dipucuk dan daun muda tanaman cabai. Ia mengisap cairan daun, pucuk, tangkai bunga dan bagian tanaman yang lain sehingga daun jadi keriting dan kecil warnanya brlang kekuningan, layu dan akhirnya mati. Melalui angin kutu ini menyebar ke areal kebun. Efek dari kutu ini menyebabkan tanaman kerdil, pertumbuhan terhambat, daun mengecil. Kutu ini mengeluarkan cairan manis yang dapat menutupi permukaan daun akan ditumbuhi cendawan hitam jelaga sehingga menghambat proses fotosintesis. Kutu ini juga ikut andil dalam penyebaran virus.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan cara menanam tanaman perangkap (trap crop) di sekeliling kebun cabai seperti jagung.&lt;br /&gt;Kendalikan dengan kimia seperti Curacron 500 EC, Pegasus 500 SC, Decis 2,5 EC, Hostation 40 EC, Orthene 75 SP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Thrips/kemreki (&lt;em&gt;Thrips parvispinus&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Hama ini berukuran sangat kecil dan lembut. Ketika muda berwarna kuning dan dewasa kecokelatan dengan kepala hitam. Didaun terdapat titik-titik putih keperakan bekas tusukan, kemudian berubah menjadi kecokelatan. Daun yang cairannya diisap menjadi keriput dan melengkung ke atas. Thrips sering bersarang di bunga, ia juga menjadi perantara penyebaran virus. sebaiknya dihindari penanaman cabai dalam skala luas dapa satu hamparan.&lt;br /&gt;Dengan pergiliran tanaman adalah langkah awal memutus perkembangan Thrips.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan memasang perangkap kertas kuning IATP (Insect Adhesive Trap Paper), dengan cara digulung dan digantung setinggi 15 Cm dari pucuk tanaman.&lt;br /&gt;Gunakan pengendalian dengan insektisida secara bijaksana. Yang dapat dilih antara lain Agrimec 18 EC, Dicarzol 25 SP, Mesurol 50 WP, Confidor 200 SL, Pegasus 500 SC, Regent 50 SC, Curacron 500 EC, Decis 2,5 EC, Hostathion 40EC, Mesurol 50 WP. Dosis penyemprotan disesuaikan dengan label kemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kutu daun kapas (&lt;em&gt;Aphis gossypi&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sewaktu muda kutu ini berwarna putih, kemudian dewasa menjadi hijau kehitaman. Hama ini mengisap cairan tanaman. Daun yang terserang berubah keriput. Pertumbuhan terhambat dan kalau dibiarkan tanaman bisa mati.Kutu dewasa membentuk sayap dan terbang ke tempat lain. Kutu ini menghasilkan embun jelaga berwarna hitam yang mengganggu proses fotosintesis, juga menjadi perantara penyebaran virus.&lt;br /&gt;Kendalikan dengan Curacron 500 EC, Pegasus 500 SC,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengorok daun (&lt;em&gt;Liriomyza spp&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Hama ini bersifat polifag, menyerang hampir semua jenis tanaman. Gejala serangan tampak pada daun ukir-ukiran seperti batik, ini terjadi karena larva mengorok jaringan di dalam daun.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan Agrimec18 EC, Trigard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ulat grayak (&lt;em&gt;Spodoptera litura&lt;/em&gt;).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Daun bolong-bolong pertanda serangan ulat grayak. Kalau dibiarkan tanaman bisa gundul atau tinggal tulang daun saja. Ia juga memakan buah hingga berlubang akibatnya cabe tidak laku dijual.&lt;br /&gt;Pengendalian dengan cara mengumpulkan telur dan ulat-ulat langsung membunuhnya. Jaga kebersihan kebun dari gulma dan sisa tanaman yang menjadi tempat persembunyian hama dan pergiliran tanaman. Pasang perangkap ngengat UGRATAS, dengan cara dimasukkan kedalam botol bekas air mineral ½ liter yang diberi lubang kecil sebagai sarana masuknya kupu jantan. Karena UGRATAS adalah zat perangsang sexual pada serangga jantan dewasa dan sangat efektif untuk dijadikan perangkap.Jika terpaksa atasi serangan ulat grayak dengan Decis 2,5 EC, Curacron 500 EC, Orthene 75 Sp, Match 50 EC, Hostathion 40 EC, Penyemprotan kimia dengan cara bergantian agar tidak terjadi kekebalan pada hama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tungau / tengu / mite (&lt;em&gt;Polyphagotarsonemus latus Bank &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;dan&lt;strong&gt;&lt;em&gt; Tetranyhus innabarinus Boisd&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanda kehadiran tungau ini adalah adanya warna cokelat mengkilap di bagian bawah daun. Sedang pada daun bagian atasnya ada dijumpai bercak kuning. Hama ini menyerang daun yang mengakibatkan daun menjadi kaku dan melengkung ke bawah. Pucuk daun seperti terbakar, tepi daun keriting. Kutu ini juga menyerang bunga, pentil dan buah. Tungau berukuran sangat kecil dan bersifat pemangsa segala jenis tanaman (polifag). Serangan yang berat terutama pada musim kemarau, menyebabkan cabai tumbuh tidak normal dan daun-daunnya keriting.&lt;br /&gt;Pengendalian dapat dilakukan dengan insektisida seperti Omite 57 EC, Apollo 500 SC, Mitisun 570 EC, Merothion 500 EC, Sterk 150 EC, Mitac 200 EC, Curacron 500 EC, Agrimec 18 EC, Pegasus 500 EC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lalat buah (&lt;em&gt;Dacus ferrugineus Coquillet atau Dacus Dorsalis Hend&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Lalat ini menusuk pangkal buah cabe yang terlihat ada bintik hitam kecil bekas tusukan lalat buah untuk memasukkan telur. Buah yang terserang akan menjadi bercak-bercak bulat, kemudian membusuk, dan berlobang. Setelah telur menetas jadi larva (belatung) dan hidup di dalam buah sampai buah rontok dan membusuk larva akan keluar ke tanah dan seminggu kemudian berubah menjadi lalat muda.&lt;br /&gt;Lakukan pergiliran tanaman untuk memutus rantai perkembangan lalat. Kumpulkan semua buah cabai yang terserang dan musnahkan. Kendalikan dengan perangkap metil eugenol yang sangat efektif dengan cara memasukkan metil eugenol dalam kapas ke botol bekas air mineral yang telah diolesi minyak goreng, atau diberi air.&lt;br /&gt;Gantungkan perangkap di pingir kebun.&lt;br /&gt;Pengendalian secara kimia dapat dilakukan dengan penyemprotan Buldok, Lannate, Tamaron, Curacron 500 EC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dari berbagai sumber untuk dapat dipergunakan secara umum, berilah kritik dan saran atau materi tambahan guna lebih manfaatnya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Anjuran penting : Gunakan PESTISIDA secara bijaksana&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-5056010979553754809?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/5056010979553754809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/hama-tanaman-cabai.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/5056010979553754809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/5056010979553754809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/hama-tanaman-cabai.html' title='Hama tanaman CABAI'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLu4NG3-0VI/AAAAAAAAAC8/DaMF3ypzkjY/s72-c/New+Taro+F1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-2837173652236383811</id><published>2008-08-15T01:57:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T01:15:19.757-07:00</updated><title type='text'>Budidaya CABAI merah</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLujfktks8I/AAAAAAAAACM/yqi75apUcJk/s1600-h/Cabai.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240962354201801666" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLujfktks8I/AAAAAAAAACM/yqi75apUcJk/s200/Cabai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Budidaya Cabai merah besar (&lt;em&gt;Capsicum annum var. longum&lt;/em&gt;) &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Botani cabe adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Divisio : Spermatophyta.&lt;br /&gt;Subdivio : Angiospermae.&lt;br /&gt;Kelas : Dicotyledonae.&lt;br /&gt;Subkelas : Sympetale.&lt;br /&gt;Ordo : Tubiflorae.&lt;br /&gt;Famili : Solanaceae.&lt;br /&gt;Genus : &lt;em&gt;Capsicum&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Spesies : &lt;em&gt;Capsicum annuum L&lt;/em&gt; (besar)&lt;em&gt; Capsicum frustescens L.&lt;/em&gt; (kecil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cabai sering disebut chili, hot peper atau lombok. Bagaimana budidaya cabai agar menghasilkan keuntungan bagi petani. Tip yang ada ini merupakan panduan praktis bagi anda yang berkecimpung di usaha budidaya cabai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga cabai yang sangat fluktuatif, bahkan hampir setiap jam harga bisa berubah-ubah. Faktor penting yang menyebabkan harga cabai melonjak sangat tinggi adalah jumlah petani yang menanam lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Hal ini sering terjadi karena pada tahun sebelumnya harga merosot jatuh menyebabkan petani enggan menanam sehingga pasokan produksi tidak mampu memenuhi permintaan pasar. Yang kedua banyak sentra tanaman cabai terserang penyakit layu, busuk batang, dan antarknosa. Agar keuntungan dapat diraih petani, harus mengatur saat tanam sehingga pada musim panen bersamaan banyaknya kebutuhan konsumen seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, pernikahan dan sunatan. Pada hari-hari seperti ini hukum pasar berlaku bahwa barang terbatas dan permintaan tinggi harga pasti naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disilah petani harus memahami ketika memilih waktu untuk menanam cabe merah.&lt;br /&gt;Ada pertanyaan yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha anda.&lt;br /&gt;Siapkah anda untuk membuat rencana dan mematuhi rencana yang dibuat?Sebelum memulainya, sangat baik bila anda telah memiliki serangkaian rencana untuk membuat usaha anda sukses. Dengan rencana yang matang, anda punya arah yang jelas. Tapi jika tidak atau bingung apa yang harus dilakukan, mungkin jenis usaha budidaya cabai tersebut kurang cocok bagi Anda. Dan satu hal yang perlu saya tekankan, saat anda membuat perencanaan, saya harapkan anda mau berkomitmen mematuhinya. Jalankan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buat jadwal dengan menarik mundur saat panen.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;1. Perkiraan puncak panen.&lt;br /&gt;2. Perkiraan panen perdana.&lt;br /&gt;3.Jadwal Penanaman.&lt;br /&gt;4.Jadwal Pemasangan mulsa PHP.&lt;br /&gt;5.Jadwal Pemberian pupuk kimia&lt;br /&gt;6.Jadwal pemberian pupuk kandang/kapur.&lt;br /&gt;7.Jadwal Pembentukan bedengan.&lt;br /&gt;8.Jadwal pengolahan tanah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apakah harapan hasil yang anda peroleh cukup realistis?Bila hasil yang anda targetkan cukup realistis, bersiaplah dengan sekuat tenaga untuk mencapainya, anda tak boleh seeanaknya sendiri. Anda tetap harus menjadi penggerak utama agar target yang dicanangkan bisa tercapai. Anda harus mau bekerja keras agar tujuan anda menjadi kenyataan. Karena bagaimanapun, hidup-mati usaha anda ada di tangan anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda tahu dengan usaha budidaya cabai yang anda lakoni?Jangan pernah merasa ahli karena perkembangan waktu berpengaruh terhadap tehnologi pemupukan, berpengaruh terhadap perkembangan hama dan penyakit. Jangan pernah berhenti belajar mengenai usaha yang anda rencanakan. Saat ini, Anda tidak perlu khawatir kekurangan sumber belajar. Banyak orang yang siap membimbing anda, seperti buku dan para Penyuluh Pertanaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anggaran usaha anda?Anda perlu pertimbangkan juga kemampuan keuangan anda. Butuh pengorbanan untuk mencapai tujuan yang anda diinginkan. Alokasi anggaran yang perlu tiperhitungkan adalah sewa tanah, Tenaga kerja, Bibit, Pupuk kandang, Kapur, Pestisida, mulsa PHP dan alat. Karena itulah anda perlu menganggarkannya. Kalau belum begitu yakin, mulai saja dengan jumlah yang tak begitu besar. Dengan luasan yang mampu anda biayai dulu sebagai langkah awal untuk proses belajar yang menghasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda menjalankannya secara konsisten, modal anda akan digantikan dengan hasil yang jauh lebih besar berkali-kali lipat. Kalau sudah tak ada masalah , segeralah bertindak. Tapi ingat tidak ada usaha yang tidak beresiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Langkah untuk usaha budidaya cabai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai langkah untuk keberhasilan, Sedini mungkin persiapkan turus penopang tanaman. Sediakan pestisida dan perekat, jika ditanam musim hujan persediaan fungisida dan perekat lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih Varietas yang sesuai, baca label kemasan cocok untuk musim apa, ketinggian tempat berapa, Toleran pada hama dan penyakit apa dan lain-lain. Lokasi penanaman sebisa mungkin menghindari bekas penanaman cabe, tomat, kentang, terung (famili Solanaceae) dan juga jauh dari tanaman famili Solanaceae yang sudah ada, karena hama penyakit diareal itu akan berpindah pada tanaman yang masih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan jenis tanah yang cocok. Tanah latosol, andosol, regusol sangat cocok untuk ditanami cabai sedangkan tanah yang sangat liat seperti tanah grumosol dan podzolik merah kuning tidak cocok ditanami karena kurang porous yang menyebabkan menggenangnya air terutama di musim hujan. pH tanah optimal 5,5 – 6,5. Jika tanahnya masam tanahnya perlu ditambahkan kapur pertanian seperti kalsit atau dolomit, diberikan bersamaan pengolahan tanah. Pengapuran juga berfungsi menambah unsur hara kalsium (Ca), magnesium (Mg).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa pupuk yang dibutuhkan : pupuk kandang 18 Ton, ditebarkan diatas bedengan selanjutnya di cangkul kecil-kecil agar merata. Setelah 2 minggu diberi pupuk Za 400 – 700 kg, Urea 200 – 300 kg, SP 36 450 – 650 kg, KCl 350 – 450 kg di tebar diatas bedengan kemudian di cangkul kecil-kecil untuk meratakan berbaur dengan tanah. Bedengan disiram secukupnya kemudian segera ditutup dengan mulsa PHP. Lubang tanam dibuat sehari sebelum penanaman dengan jarak 60 x 65 cm atau 60 x 70 cm. bibit dapat ditanam setelah bibit berdaun 3 – 4 helai. tanaman yang mati dan rusak segera di ganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan bedengan&lt;br /&gt;*Bersihkan lahan dari sisa-sisa tanaman.&lt;br /&gt;*Olah lahan sedalam 30 cm – 40 cm, dikeringanginkan selama 1 minggu.&lt;br /&gt;*Buat bedengan lebar 110 cm – 120 cm, tinggi 40 cm , lebar parit (antar bedengan) 60 cm – 70 cm.&lt;br /&gt;*Buat parit keliling selebar 70 cm sedalam 70 cm untuk pemasukan dan pengeluaran air.&lt;br /&gt;*Beri pupuk kandang18 Ton, ditebarkan diatas bedengan ditambahkan kapur pertanian seperti kalsit atau dolomit sebanyak 2-4 ton/ha selanjutnya di cangkul kecil-kecil agar merata. Setelah 2 minggu diberi pupuk Za 375 – 400 kg, Urea 190 – 200 kg, SP 36 650 – 660 kg, KCl 375 kg.&lt;br /&gt;*Rapikan bedengan kemudian ditutup dengan mulsa PHP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keuntungan bertani dengan mulsa plastik hitam perak (PHP)&lt;/strong&gt; adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;*Pemberian pupuk dapat dilakukan sekaligus sebelum pemasangan mulsa.&lt;br /&gt;*Warna hitam dari mulsa menahan sinar matahari sehingga memberikan warna gelap yang dapat menekan pertumbuhan gulma.&lt;br /&gt;*Warna perak dari mulsa dapat memantulkan sinar matahari dan mempengaruhi perkembangan hama terhambat.&lt;br /&gt;*Suhu dan kelembaban tanah relatif stabil.&lt;br /&gt;*Menghindarkan hilangnya unsur hara oleh guyuran air hujan dan penguapan.&lt;br /&gt;*Buah cabe yang berada diatas permukaan tanah terhindar dari percikan air tanah sehingga dapat mengurangi risiko berjangkitnya penyakit busuk buah.&lt;br /&gt;*Mengurangi pekerjaan penyiangan dan penggemburan tanah.&lt;br /&gt;*Menekan penguapan air dari dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasangan mulsa yang tepat pada kondisi terik karena mulsa mudah mengembang bila ditarik. Mulsa PHP dikaitkan terlebih dahulu dengan penjepit dari bilah bambu pada ujung bedengan ke ujung yang lain. Jika kondisi panas, mulsa pada sisi-sisi bedengan dirapikan dengan dikaitkan pada panah menggunakan penjepit dari bilah bambu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-2837173652236383811?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/2837173652236383811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/budidaya-cabai-merah.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/2837173652236383811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/2837173652236383811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/budidaya-cabai-merah.html' title='Budidaya CABAI merah'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLujfktks8I/AAAAAAAAACM/yqi75apUcJk/s72-c/Cabai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-6902455505266262301</id><published>2008-08-05T20:59:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T21:02:24.424-07:00</updated><title type='text'>Budidaya Nangka</title><content type='html'>Tanaman &lt;strong&gt;nangka (&lt;em&gt;Artocarpus Heterophyllus&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt; berasal dari India selatan. dapat tumbuh dari dataran rendah sampai dataran tinggi 1.300 m dpl, idealnya ( 0 – 800 m dpl) dan tidak cocok pada tanah berkadar garam (NaCl) tinggi. Dapat tumbuh baik di daerah basah sampai agak basah. Curah hujan yang dikehendaki berkisar 1.500 – 2.500 mm/Th. dengan suhu udara 16 o – 32 o C. Cocok ditanam pada tempat terbuka, banyak menerima sinar matahari. Tanah yang ideal untuk menanam nangka adalah tanah sarang, sedikit berpasir, tidak becek, kedalaman air tanah 1 – 2 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit nangka dapat diperoleh dari okulasi, cangkok, dari biji.&lt;br /&gt;Ukuran lubang tanam 50 x 50 x 50 cm, setiap lubang diberi pupuk organik sebanyak 1 blek minyak tanah ( dicampur dengan tanah galian bagian atas). Jarak tanam 12 x 12 x 12 cm.&lt;br /&gt;Waktu penanaman sebaiknya sore hari atau pagi hari, pada permulaan musim hujan.&lt;br /&gt;Guna mendukung kelestarian alam dan lingkungannya pakailah selalu pupuk organik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hama yang sering menyerang berupa Penggerek batang, lalat buah, tupai, kera, ulat. Pengendalian secara fisik diutamakan, Buang cabang yang sakit, bungkus buah sejak masih muda dengan karung goni atau anyaman daun kelapa.&lt;br /&gt;Umur nangka sampai berbuah tergantung pada jenisnya. Untuk nangka sayur dapat dipetik jika nangka berumur 2 – 3 bulan sejak bunga muncul. Buah dapat dipetik tua apabila ada tanda tangkai buah sudah menguning, bila dipukul buahnya akan mengeluarkan bunyi dug, dug, dug seperti berongga, duri buah renggang dan tumpul, kulit buah warna kekuningan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-6902455505266262301?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/6902455505266262301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/budidaya-nangka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6902455505266262301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6902455505266262301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/budidaya-nangka.html' title='Budidaya Nangka'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-1988135916302602420</id><published>2008-08-05T20:50:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T20:53:49.811-07:00</updated><title type='text'>Budidaya Sukun</title><content type='html'>Tanaman &lt;strong&gt;Sukun (&lt;em&gt;Artocarpus communis, Forst&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt; berasal dari daerah Pasifik.&lt;br /&gt;Dapat tumbuh dari dataran rendah sampai dataran tinggi ( 0 – 700 m dpl) dan tidak cocok pada tanah berkadar garam (NaCl) tinggi. Dapat tumbuh baik di daerah basah maupun kering. Curah hujan yang dikehendaki berkisar 1.000 – 2.500 mm/Th. dengan suhu udara 21 o – 35 o C. Cocok ditanam pada tempat terbuka, banyak menerima sinar matahari. Tanah segala jenis cocok jika kondisinya subur, gembur, banyak humus, air tanah dangkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit Sukun dapat diperoleh dari okulasi, tunas akar, cangkok, stek akar.&lt;br /&gt;Ukuran lubang tanam 75 x 75 x 75 cm, setiap lubang diberi pupuk organik. Jarak tanam 12 x 12 x 12 cm.&lt;br /&gt;Waktu penanaman sebaiknya sore hari atau pagi hari, pada permulaan musim hujan.&lt;br /&gt;Guna mendukung kelestarian alam dan lingkungannya pakailah selalu pupuk organik dengan dosis 2 blek minyak tanah pada umur &lt;&gt; 5 Tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hama yang sering menyerang berupa bekicot, ketam, Penggerek batang (Xy loberus sp), belalang, penggerek buah, kalong, tupai, kera. Kendalikan secara fisik diutamakan, Buang cabang yang sakit, bungkus buas sejak masih muda.&lt;br /&gt;Pohon sukun umur 3 tahun sudah mulai buah, buah dengan keadaan kulit halus berwarna hijau kekuningan, ini pertanda buah sudah tua dan siap dipanen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-1988135916302602420?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/1988135916302602420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/budidaya-sukun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/1988135916302602420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/1988135916302602420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/budidaya-sukun.html' title='Budidaya Sukun'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-224977906501540141</id><published>2008-08-03T01:48:00.000-07:00</published><updated>2008-09-13T15:10:29.377-07:00</updated><title type='text'>Pertanian Organik</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLuvK5w1xiI/AAAAAAAAACs/DN0MBdIqC00/s1600-h/Penyuluh.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240975193214928418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLuvK5w1xiI/AAAAAAAAACs/DN0MBdIqC00/s200/Penyuluh.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Pertanian organik&lt;/span&gt; memerlukan tanah yang bebas dari pencemaran kimia atau alam sekitar. Pada umumnya proses penanaman menggunakan pupuk buatan, pestisida, obat perangsang tumbuh, sedangkan dalam pertanian organik hal tersebut diatas tidak diperbolehkan. Kawasan sekelilingnya juga harus bebas dari pencemaran. Pelaksanaan pertanian organik menggunakan pupuk dari bahan-bahan organik. Guna mempercepat proses pembentukan pupuk organik diperlukan bahan sebagai starter. &lt;p align="justify"&gt;Cara membuat &lt;strong&gt;starter&lt;/strong&gt; sebagai berikut: &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;2 Liter Susu murni yang belum basi (Sapi atau kambing)&lt;br /&gt;Usus (ayam/kambing/sapi) secukupnya.&lt;br /&gt;½ Kg Terasi .&lt;br /&gt;1 Kg Gula Pasir.&lt;br /&gt;1 Kg bekatul.&lt;br /&gt;1 Buah Nanas.&lt;br /&gt;10 Liter air bersih. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Alat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Panci.&lt;br /&gt;Kompor.&lt;br /&gt;Blender &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Cara pembuatan starter&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nanas diblender hingga halus lalu masukkan dalam panci, campurkan terasi, bekatul, gula pasir dan air bersih. Masak hingga mendidih, lalu dinginkan.&lt;br /&gt;Tambahkan susu dan usus, aduk hingga tercampur rata.&lt;br /&gt;Tutup rapat adonan tersebut selama 12 jam.&lt;br /&gt;Jika dipermukaan muncul gelembung-gelembung dan adonan menjadi kental, lengket itu pertanda starter sudah jadi.&lt;br /&gt;Siapkan bahan-bahan organik untuk dijadikan pupuk, dan siram bahan organik tersebut dengan campuran air + stater perbandingan 1 liter/10 cc.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Cara membuat pupuk organik sebagai berikut:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Bahan meliputi :&lt;br /&gt;Bahan organik lunak ( sayuran, buah-buahan, rumput, limbah dapur). Bahan organik keras ( daun-daunan segar dari kebun, hasil pemotongan pagar hidup). Bahan selulosa (sebagian besar bahan mengandung selulosa dan lignin seperti jerami padi kering, daun-daunan kering, kulit kayu, sisipan kayu, dan kertas). Limbah protein (kotoran hewan, potongan/limbah hewan, limbah makanan).Guna mempercepat proses pembentukan pupuk maka semua bahan dibuat ukuran kecil-kecil dengan cara dipotong-potong atau digiling sebanyak 1 blek&lt;br /&gt;Arang sekam  1 blek&lt;br /&gt;Dedak halus 1 blek&lt;br /&gt;Tetes tebu (molasis) 300 cc&lt;br /&gt;Starter 300 cc&lt;br /&gt;Air 10 liter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campur semua bahan menjadi satu dan diaduk hingga merata.&lt;br /&gt;Molasis 300 cc dan Starter 300 cc dilarutkan kedalam air 10 liter aduk hingga merata,&lt;br /&gt;Siramkan larutan tadi secara merata kedalam bahan pupuk organik.&lt;br /&gt;Ratakan campuran bahan tadi ditas lantai (alas) kemudian kumpulkan ditempat teduh ditutup dengan karung goni hingga rapat.&lt;br /&gt;Setiap pagi dan sore diaduk agar udara dapat masuk dan temperatur dapat terkendali sekitar 40 C. Biasanya 4 hari pupuk ini sudah jadi dengan tanda bahan dilapisi jamur berwarna putih dan berbau sedap.&lt;br /&gt;Jika kesulitan membuat stater maka dapat menggunakan EM4.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Keunggulan penggunaan pupuk organik :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap, walau jumlahnya sedikit.&lt;br /&gt;Memperbaiki struktur tanah, tanah menjadi gembur.&lt;br /&gt;Daya simpan air tinggi.&lt;br /&gt;Tanaman menjadi tahan terhadap serangan penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#ff0000;"&gt;Anda dapat berpartisipasi untuk menambahkan isi materi ini pada kolom komentar&lt;/span&gt;.Terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-224977906501540141?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/224977906501540141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/pertanian-organik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/224977906501540141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/224977906501540141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/pertanian-organik.html' title='Pertanian Organik'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SLuvK5w1xiI/AAAAAAAAACs/DN0MBdIqC00/s72-c/Penyuluh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5068749721591670228.post-6622087095591038416</id><published>2008-08-01T19:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-05T19:30:39.678-07:00</updated><title type='text'>MEMBUAT TEMPE</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMHqxwLPshI/AAAAAAAAAE8/Ev2PEpOkJNk/s1600-h/Tempe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242729581702525458" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMHqxwLPshI/AAAAAAAAAE8/Ev2PEpOkJNk/s320/Tempe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tempe merupakan makanan khas dipedesaan, tembe dibuat dari kedelai dimana kedelai merupakan makanan yang banyak proteinnya.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Cara membuat&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kedelai dibersihkan dari kotoran dan bahan lain.&lt;br /&gt;Kedelai direndam dalam wadah yang sesuai dengan air dingin selama 10 jam.&lt;br /&gt;Kedelai direbus setengah matang.&lt;br /&gt;Air panasnya diganti dengan air dingin, kemudian kulitnya di buang dengan cara meremas-remas atau dengan cara lain.&lt;br /&gt;Kulit ari dibuang dengan cara menyiram terus menerus sambil diaduk, air bersama kulit ari akan tumpah dengan sendirinya.&lt;br /&gt;Kedelai tanpa kulit direndam lagi dalam air dingin selama 12 jam.&lt;br /&gt;Rebus kedelai hingga matang.&lt;br /&gt;Ditiriskan dalam nyiru (tampah) agar kedelai dingin dan tak berair.&lt;br /&gt;Sediakan ragi tempe dengan cara: Daun bekas pembungkus tempe atau tempe jadi di iris tipis-tipis, dikeringkan kemudian ditumbuk hingga jadi tepung.&lt;br /&gt;Ragi dicampurkan hingga rata, 1 sendok makan untuk 1 liter kedelai, jika menggunakan daun bekas pembungkus tempe caranya dengan mengusap-usapkan daun tersebut ke seluruh kedelai.&lt;br /&gt;Kedelai di bungkus sesuai selera baik dengan daun atau dengan plastik, selesai dibungkus lalu ditusuk-tusuk bungkusan tadi dengan tusuk gigi / lidi atau lainnya.&lt;br /&gt;Letakkan ditempat aman dalam waktu 24 jam tempe sudah jadi.&lt;br /&gt;Jika kedelai bercampur dengan bahan pangan lain seperti jagung maka rasa tempe menjadi agak masam, konsumen sering tidak suka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;sumber : teknologi desa 1976&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5068749721591670228-6622087095591038416?l=endros-ruraltechnology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/feeds/6622087095591038416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/membuat-tempe_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6622087095591038416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5068749721591670228/posts/default/6622087095591038416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endros-ruraltechnology.blogspot.com/2008/08/membuat-tempe_01.html' title='MEMBUAT TEMPE'/><author><name>Endro.S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08979145275319214409</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SaoXId6Lm4I/AAAAAAAAAO4/QySjlEKcIX0/S220/Endro.S.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6yTkDAIuc6M/SMHqxwLPshI/AAAAAAAAAE8/Ev2PEpOkJNk/s72-c/Tempe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
