Endros TEKNOLOGI  PEDESAAN

Senin, 29 September 2008

Penyakit tanaman Padi

Penyakit blast
Disebabkan oleh cendawan Pyricularia oryzae.
Pada tanaman yang terserang terjadi busuk daun yang dimulai dengan adanya bercak berentuk belah ketupat, kemudian bercak meluas menuruti urat tulang daun. Kadang-kadang beberapa bercak bergabung menjadi satu, tanaman tampak seperti terbakar.
Terjadi pembusukan gelang buku pada tanaman padi yang telah keluar malai. Buku yang terserang berwarna coklat, mengkerut, mudah patah. Malai padi tidak terisi penuh bahkan hampa.
Terjadi busuk leher (neck rot), pangkal batang tanaman secara keseluruhan mengkerut, berwarna coklat kehitaman, mudah rebah. Malai padi pada tingkat serangan ini hampa.
Pengendalian diarahkan pada tehnis penanaman yang lebih baik, menghindari pemakaian pupuk Nitrogen yang berlebihan, tanam varietas yang tahan, dan membakar sisa tanaman yang terserang.

Penyakit busuk batang
Disebabkan oleh cendawan Rhizoctonia oryzae.
Pada tanaman terserang terlihat pelepah daun terdapat bercak basah berbentuk bulat, bercak membesar dengan bagian tengah berwarna abu-abu dan bagian tepi berwarna coklat. Pada serangan berat tanaman dapat mati.
Pengendalian dengan cara membakar tanaman terserang.

Penyakit bercak daun padi.
Disebabkan oleh cendawan Helminthosporium oryzae dan cercospora oryzae.
Pada tanaman yang terserang terdapat bercak pada daun, pelepah daun, malai dan butir padi. Kadang-kadang tanaman mati.
Pengendalian diarahkan untuk memotong dan membakar bagian tanaman yang terserang.

Penyakit kresek
Disebabkan oleh Xanthomonas oryzae.
Pada tanaman yang terserang daun pertama dan kedua berwarna hijau pucat, kemudian layu seperti disiram air panas. Gejala pada tanaman dewasa berupa bercak kuning pada daun yang dimulai dari ujung daun, kemudian menjalar ke bawah. Pengendalian diarahkan pada penanaman yang lebih baik, menanam varietas tahan.

Penyakit gosong (smut)
Disebabkan oleh cendawan Ustilaginoidae virens.
Pada buah terjadi gumpalan besar yang berwarna hitam.
Pengendalian dengan mengumpulkan dan membakar bagian tanaman yang terserang.

Penyakit virus kerdil rumput
Penyakit ini ditularkan oleh wereng coklat.
Tanaman sakit ditandai adanya tanaman kerdil, daun pendek, helai daun menyempit, jumlah anakan lebih banyak, tampak seperti rumput. Tanaman yang terserang dapat hidup tanpa menghasilkan malai.

Penyakit virus Tungro
Penyakit ini ditularkan oleh wereng hijau.
Tanaman sakit ditandai adanya pemendekan daun dan pelepah tanaman. Warna daun menjadi kuning sampai coklat yang dimulai dari ujung daun. Pembentukan dan perkembangan akar terhambat, saat pembentukan bunga tertunda, sehingga waktu panen tertunda.

Penyakit virus kerdil kuning
Penyakit ini ditularkan oleh wereng hijau.
Gejala adanya serangan virus kerdil kuning adalah terjadinya perubahan warna daun dari kuning kehijauan sampai kuning keoutihan. Serangan penyakit ini pada stadium vegetatif akan menyebabkan bulir padi hampa, pada stadium akhir pertumbuhan tidak memperlihatkan gejala yang khas sebelum panen.
Pengendalian diarahkan pada pemusnahan serangga vektor, penanaman varietas tahan, dan membakar tanaman yang terserang.

8 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]



Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda